Lombok Tengah, suaranusa – Salah seorang penggiat sosial, yakni Johan atau kerap disapa Amaq Ohan, merasa kecewa lantaran jalan sekitar perempatan IPDN, Poltekpar Lombok, dan Kantor Bupati tak kunjung diperbaiki. Bentuk kekecewaannya diluapkan dengan mandi dan mancing dikubangan air tersebut.
Amaq Ohan mengaku aksi mandi dan mancing di jalan itu sebagai bentuk protes terhadap pemerintah. Mengingat, kubangan air tersebut cukup membahayakan bagi pengendara atau pengguna jalan.
“Kita tidak ingin ada korban lagi. Mengingat sudah sering terjadi kecelakaan di sana akibat kubangan air itu. Salah satu korbannya teman saya sendiri,” ungkap Amaq Ohan.
Pihaknya berharap, baik pemerintah kabupaten maupun provinsi segera berkoordinasi agar jalan tersebut diperbaiki.
“Kalau bisa dalam Minggu ini sudah diperbaiki,” harapnya.
Sementara, Plt. Sekda Lombok Tengah, HL. Muh. Idham Halid, saat dikonfirmasi terkait aksi protes yang dilakukan Amaq Ohan, pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan PUPR Provinsi NTB.
“Kita sudah koordinasi dek. PUPR Provinsi NTB akan segera menangani jalan tersebut,” tutupnya.(SN.01)






