Kejar Air di Musim Kemarau, DPRD Loteng Godok Suntikan Modal PDAM

Lombok Tengah, suaranusa – Menipisnya debit mata air dan belum optimalnya Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mandalika jadi alasan utama DPRD Lombok Tengah membahas penyertaan modal untuk Perumda Tirtardia Rinjani.

Ketua Pansus Penyertaan Modal DPRD Loteng, Murdani, menegaskan suntikan modal ini penting untuk membangun infrastruktur daerah tangkapan air baru. “Di tengah menurunnya sumber mata air, harus ada daerah tangkapan baru yang dikelola. Itu butuh penyertaan modal untuk infrastrukturnya,” kata Murdani.

Selain daerah tangkapan baru, SPAM Mandalika yang merupakan program pusat dan diserahkan ke daerah juga belum berjalan maksimal. Masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi agar layanan air bersih optimal.

Belum Ada Angka Pasti, Skema Dibahas Bertahap

Murdani menyebut Pansus saat ini membahas keran Perda sebagai payung hukum penyertaan modal. Meski disetujui DPRD, pencairan tetap bergantung pada empat syarat: kondisi fiskal daerah, kemampuan keuangan daerah, kelayakan penerima modal, dan skema pencairan bertahap.

“Penyertaan modal ini tidak sekaligus dalam 5 tahun. Misalnya Rp10 miliar dibagi 4 perusahaan, ya sekitar Rp2 miliar. Skemanya masih dibahas,” jelasnya.

Berdasarkan RAB yang diserahkan Perumda, kebutuhan anggaran mencapai Rp40 miliar. Dana itu sebagian besar untuk pekerjaan fisik seperti perbaikan jaringan perpipaan, pembangunan daerah tangkapan baru, dan optimalisasi SPAM Mandalika. Sementara proyek Karang Sidemen–Danau Biru tetap diupayakan lewat APBN.

Jawab Krisis Air: Bendung Musim Hujan untuk Kemarau

Murdani menyoroti lemahnya tutupan hutan yang membuat air hujan langsung mengalir ke hilir tanpa terserap. Ia mendorong strategi bendungan-bendungan kecil di hulu untuk menampung air saat musim hujan.

“Debit air kita cukup tinggi di wilayah utama, tapi tidak tentu musimnya. Air ini mengalir ke bawah dan banyak diserap sektor lain. Makanya perlu daerah tangkapan baru agar tidak terbuang sia-sia,” ujarnya.(SN.03)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *