Lombok Tengah, suaranusa – Pengadaan sepeda motor atau operasional untuk Kepala Dusun (Kadus) Lombok Tengah menuai pro kontra dari berbagai kalangan. Pasalnya, pengadaan motor operasional untuk Kadus ini dinilai belum tepat jika harus di realisasikan pada saat pandemi. Sedangkan masih banyak persoalan yang lebih urgent untuk segera di realisasikan
DPRD Lombok Tengah, Andi Mardan mengatakan, pengadaan motor Kadus ini juga bagian penting, namun Jangan sampai terkesan tergesa-gesa. Sementara masih banyak yang lebih urgent atas janji Bupati dan Wakil Bupati
“Hal yang lebih urgen seharusnya bisa lebih di prioritaskan seperti insentif tenaga medis,” ungkapnya.
Dikatakan, untuk menuju pembangunan Lombok Tengah yang lebih baik, penting menjadi evaluasi bersama baik dari sisi perencanaan maupun proses pembangunan yang sampai saat ini ada yang masih mangkrak.
“Pembangunan Pendopo Bupati yang masih mangkrak dan Kantor Camat Jonggat yang belum berfungsi perlu menjadi evaluasi,” sarannya.
Ia melanjutkan, selain beberapa pembangunan yang masih banyak belum selesai ada juga beberapa hak dasar petani yang belum bisa dipenuhi seperti ketersediaan pupuk, irigasi dan sistem perairannya.
“Hal yang lebih urgent untuk hak petani juga perlu menjadi atensi bersama karena belum kita realisasikan secara maksimal seperti ketersediaan pupuk, irigasi dan sistem perairan untuk kemaslahatan petani Lombok Tengah,” terangnya.
Pihaknya meminta Pemerintah Daerah untuk menunda rencana realisasi pengadaan motor operasional untuk Kadus dan lebih memperhatikan aspek lainnya yang lebih urgent yang masih belum diselesaikan Pemerintah Daerah.
“Pengadaan motor operasional ini sebaiknya ditunda dulu dan merealisasikan kebutuhan masyarakat luas yang lebih urgent,” pungkasnya. (SN.01)






