Mataram, suaranusa – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meminta kepada pihak penyelenggara kegiatan triathlon
Hutama Karya (HK) Endurance Challenge untuk menggunakan alat rapid test antigen buatan NTB.
Karena mengingat kegiatan yang digelar mulai 15-17 Oktober 2021 tersebut dimasa pandemi covid-19 dan akan diikuti oleh sekitar 100 orang peserta yang berasal dari Indonesia dan Internasional.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB,Ir H.Ridwansyah mengatakan bahwa sesuai dengan prosedur dan prokes maka seluruh peserta dari triathlon Hutama Karya Endurance Challenge harus dilakukan rapid test antigen.
Karena itu, nantinya alat yang digunakan oleh pihak penyelenggara harus alat rapid test antigen produk dari NTB
“Jadi arahan pak gubernur , kitakan supaya entram dan seluruh peserta dan pengunjung nanti sudah ada kriteria harus dirapid test dan harus menggunakan alat rapid test entram dan itu harus,” ucapnya, Rabu (13/10)/2021) sore.
Menurutnya bahwa hal tersebut dilakukan karena saat ini NTB sudah memiliki alat rapid test antigen produksi sendiri dan harus digunakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi, mengatakan bahwa kedatangan peserta yang akan mengikuti Hutama Karya Endurance Challenge menggunakan sebanyak enam penerbangan.
Dimana peserta yang berjumlah sekitar 100 orang tersebut dengan porsi 60 orang dari Indonesia dan 40 lainnya dari luar negeri.
Peserta wajib dilakukan rapid test antigen,ucapnya didampingi oleh Kadis Kominfotik NTB, perwakilan Direktorat Lantas Polda NTB serta Dinas Perhubungan NTB.
Sedangkan Ketua panitia HK, Okta Vianus Sitanggang, mengatakan bahwa seyogyanya triathlon HK Endurance Challenge diselenggarakan awal bulan Agustus namun karena kondisi pandemi sedikit meningkat maka diundur dan baru bisa digelar pada 15-17 Oktober besok.
“Adapun kegiatan HK ini merupakan olah raga triathlon yang diikuti oleh atlet berpengalaman dengan 100 perserta,” ucapnya.
“Untuk jumlah peserta akan diikuti 100 peserta terdiri 18 negara internasional yang sdh stay di indonesia mewakili 5 benua,” terangnya.
Menurutnya diharapkan dengan jumlah serta asal dari peserta HK ini menjadi event yang tidak kaleng kaleng dan menjadi kelas dunia.
Perlu diketahui kegiatan triathlon HK ini menempuh jarak dengan total 123 KM yang terdiri 2 KM renang star dari Gili Air Lombok Utara menuju pantai Sire dan kemudian menggunakan sepeda hingga masuk kawasan ITDC yang berjarak 100 KM, lalu berlari jarak 21 KM mengelilingi sirkuit MotoGP.
Dimana kedepannya kegiatan triathlon HK ini menjadi kegiatan yang rutin dan bisa jadi agenda tahunan.(SN.02)






