Ferdi Ajak Milenial Jadi Garda Terdepan Perangi Hoax

Ferdian Elmansyah

LOMBOK TENGAH (SUARANUSA),
Pada era digital sekarang ini, keberadaan dunia maya sudah tidak bisa dibendung lagi. Pasalnya, berbagai akun sosial media di gadget bisa diakses oleh semua kalangan. Hal itu tentu berdampak positif dan negatif, tergantung bagaimana penggunanya menyikapi setiap berita yang disebar luaskan.

Ketua Forum Pemuda Lombok Tengah (Loteng), Ferdian Elmansyah, menyebut pemuda milenial tidak suka menyebarkan informasi bohong atau hoax. Justru, kaum milenials yang paling bisa memfilter berita hoax. “Saya yakin sebagian besar milenials tak suka menyebarkan informasi bohong atau Hoax, karena rata-rata milenials lahir dimana teknologi dan informasi sedang berkembang, jadi sudah bisa memilah mana informasi Hoax dan tidak yang menyebar khususnya di dunia maya”, ungkap Ferdi saat menghadiri Diskusi Publik di Kantor Bupati Loteng, Jumat malam (13/03).

Menurutnya, keberadaan kaum milenial dalam bersosial media sangatlah penting untuk menyaring setiap pemberitaan yang mengandung unsur hoax. Sebagai pemuda yang cerdas tentu sudah sepatutnya memberikan contoh cara bersosial media yang baik dan benar. Terlebih, kondisi saat ini di Loteng yang sebentar lagi berlangsung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada bulan September mendatang, pihaknya berharap agar pemuda mampu menjadi garda terdepan memerangi hoax di Sosial Media yang kerap memicu perselisihan. “Kami generasi milenial siap memerangi hoax yang yang kerap disebarkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kalau bisa anak muda harus jadi garda terdepan memerangi hoax dengan memberi edukasi untuk saling berkolaborasi membimbing dan sharing baik tua dan muda serta semua pihak untuk memfilter berita hoax atau tidak. Agar tidak asal share saja,” terangnya.

Pihaknya khawatir jika berita hoax tidak segera dicegat akan memicu perselisihan. Sementara oknum yang menyebarkan berita hoax tersebut cenderung lari dari kenyataan setelah berita yang disebar mengakibatkan konflik. “Kami sangat menyayangkan jika hal itu terjadi. Apalagi, saat ini kondisi politik sedang memanas. Oleh karena itu, mari kita ciptakan kondisi yang aman dan sejuk dengan menyampaikan sesuatu apa adanya,” katanya.

Terkait memanasnya tensi politik di Loteng, Bakal Calon Wakil Bupati Loteng itu cenderung menanggapi santai alur perpolitikan. Pihaknya tidak ingin hanya gara-gara politik mengakibatkan tali persaudaraan terputus dan terjadi perpecahan di mana-mana. “Politik ini kita bawa asik saja. Tujuan kita bersama adalah membangun daerah ini agar tetap aman, nyaman, sejuk, dan damai. Jadi, untuk apa berpolitik jika pada akhirnya memicu perselisihan,” tegasnya.

Disinggung terkait dirinya bakal berpasangan dengan siapa pada Pilkada Loteng, Ferdi menegaskan jika dirinya siap bersanding dengan siapa saja. Ia membuka diri untuk siapa saja bakal calon Bupati yang meliriknya. “Insyaallah saya siap bersanding dengan siapa saja. Toh juga mereka yang siap maju pada Pilkada Loteng adalah tokoh terbaik yang dimiliki daerah ini,” pungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *