Ini kesan Ketua DPRD Loteng Periode 2014-2019

Masa jabatan DPRD periode 2014-2019 akan berkahir bulan ini dengan menyisakan sejumlah kenangan baik bagi ketua DPRD, wakil ketua, dan anggota DPRD lainnya yang terpilih kembali maupun bagi yang tidak. 5 tahun menjabat tentu bukan waktu yang singkat untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyat. Usai rapat paripurna penutupan yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Lombok Tengah, ketua DPRD Loteng, H. Ahmad Fuaddi menyampaikan kesannya selama menjabat sebagai ketua DPRD kepada wartawan pada Jumat (09/08) kemarin.
Kepada wartawan, Ketua DPRD Loteng menyampaikan ucapan terima kasih kepada 50 anggota dewan yang telah menjadi mitra kerja sama yang harmonis. Sebagai ketua DPRD tanpa kerja sama anggota dewan lainnya tentu tidak ada apa-apanya. Oleh karenanya, ucapan apresiasi dan rasa terima kasih sudah sepatutnya diberikan dan disampaikan kepada seluruh jajaran angota dewan yang ada di Kabupaten Loteng yang telah berkhidmat memberikan pelayanan kepada rakyat.
“selain ucapan terima kasih kepada rekan-rekan dewan, saya juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menjalankan fungsi, legislasi dan kontrol. Sehingga semua Perda yang diusung dewan bisa berjalan dengan lancar. Dengan bermitra dengan pemerintah daerah tentu semakin menguatkan kita sebagai dewan untuk memberikan pengkhidmatan semaksimal mungkin kepada masyarakat,” tuturnya.
Ia menyampaikan bahwa produk unggulan DPRD Loteng selama ini dinilai dari segi manfaatnya. Adapun Perda yang berkesan adalah inisiatif pembangunan masjid. Perda tersebut lahir didasari latar belakang mayoritas penduduk muslim yang ada di Loteng. Sehingga lahirlah perda pemakmuran masjid. Diharapkan setelah lahir Perda pemakmuran masjid pelaksanaannya bisa diterapkan dan ditingkatkan.
“kita tidak bisa menilai tingkat kesuksesan yang pernah dicapai. Karena pada hakikatnya pencapaian yang terbaik dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Sejauh ini sudah banyak sekali Perda yang dibuat DPRD dan kami menilai Perda yang paling menonjol adalah Perda yang dapat memberikan manfaat. Kalau dilihat dari segi manfaatnya, Perda pemakmuran masjid sangat bermanfaat mengingat dari segi mayoritas penduduk dan manfaatnya sebagai peningkatan kualitas SDM yang lebih baik. Tinggal sekarang bagaimana masyarakat meningkatkan penerapannya,” tandas ketua DPRD Loteng Periode 2014-2019 itu. (ces)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *