Mataram, suaranusa -Pengusaha muda sukses di Jawa Barat kelahiran Desa Labuan Kuris Kecamatan Lape Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) , Boris Syaifullah dipastikan akan terjun ke dunia politik pada tahun 2024 mendatang.
Kepastian akan majunya CEO PT BorSya Group disampaikan sebagai bentuk jawaban atas tanda tanya didalam masyarakat.
Boris Syaifullah mengatakan bahwa akan maju dalam pemilahan legislatif (pileg) 2024 lewat jalur Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI daerah pemilihan (Dapil) NTB 1 Pulau Sumbawa.
, “Saya akan maju tahun 2024 nanti, ” ucap pendiri Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di bidang telekomunikasi atau SMK Borsya-Tel pertama di NTB tersebut, Sabtu (26/3/2022) malam.
Namun hingga kini kendaraan yang akan mengantar pria yang juga menjabat Ketua Komite Korea Kadin Kota Bandung ke Senayan masih dalam pertimbangan.
Menurut Boris bahwa ada dua partai politik yang sangat inten melakukan komunikasi dan tinggal menentukan sikap.
, “Saya sudah memastikan bahwa nanti tanggal 8 bulan 9 untuk memastikan partai, itu antara kuning dan biru, “ungkapnya.
Namun apakah nanti akan memilih yang mana Nasdem atau Golkar, Boris punya pandangan terhadap masing masing parpol tersebut, dimana Nasdem punya kedekatan emosional sedangkan partai golkar sendiri dilihat dari trah keluarga dimana kakeknya pernah menjadi sekretaris golkar sumbawa.
Sementara itu terkait dengan rencana Boris Syaifullah akan ke Senayan lewat Dapil NTB 1 Pulau Sumbawa mendapat tanggapan positif oleh salah satu tokoh pemuda Sumbawa.
, “Saya melihat Boris ini, entah dia tarung bersama siapapun dia sudah siap, ” ucap Mashur.
Menurutnya bahwa Boris pendatang baru dan dengan wajah baru serta posisi unik yang dia bukan kalangan birokrat dan bukan juga politikus.
, “Dia pengusaha dari Jawa Barat, putra asli daerah Sumbawa, “terangnya.
Lanjutnya bahwa jika berkaca seperti kesuksesan dan kehadiran Doktor Zul yang datang ke NTB bahkan tidak ada yang mengenalnya, maka hal tersebut akan terjadi pula pada Boris karena masyarakat akan mencari figur unik dan baru.
, “Saya melihat orang akan datang karena melihat posisi Boris berbeda dari yang lainnya, ” pungkasnya.(SN.02)






