Lombok Tengah Gelar Acara Isra’ Mi’raj dan Istighosah Untuk Pemilu Damai

Acara Isra’ Mi’raj 1440 H dan Istighosah Untuk Pemilu Damai yang berlangsung di Bencingah Alun-alun Tastura Praya  pada Rabu, (03/04) pukul 10.00 pagi dihadiri Bupati Loteng H. Suhaili, FT, Wakil Bupati Loteng H.L Fathul Bahri S,IP, SKPD Loteng, Tokoh Agama, ASN se kabupaten Loteng, dan ratusan anak yatim. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an, foto bersama para perwakilan penerima SK CPNS, Sambutan Bupati Loteng, penyerahan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim, tausiah, dan ditutup dengan pembacaan dzikir dan do’a.

Bupati Loteng, H. Suhaili dalam sambutannya memaparkan tujuannya berkumpul di Alun-alun Tastura dengan hajatan sebagai wahana untuk memohon ridha Allah. “Semoga apa yang dilakukan hari ini termasuk ikhtiar untuk mendekatkan diri kepada sang pencipta dan tidak dilandasi atas unsur keterpaksaan. namun atas dasar niat yang ikhlas,” ungkapnya.
Kemudian Ia menjelaskan tujuan Istighosah sebagi  wahana dalam upaya menumbuh kembangkan serta meningkatkan iman dan takwa. Selain itu juga sebagai upaya untuk menggapai dan mencapai apa yang menjadi obsesi, hajatan, cita-cita bersama. Sebab dalam acara yang berlansung akan ada do’a bersama dengan munajat senantiasa diberikan taufik serta hidayah dalam mengemban amanat membangun Lombok Tengah menjadi lebih baik.
Ia juga menjelaskan bahwa  untuk membangun manusia seutuhnya, harus dibangun dari segi mental spiritual. Sebab Pembangunan mental spiritual sangat penting dilakukan. Pembangunan mental jauh lebih sulit dibanding membangun fisik. Sehingga melalui acara ini diharapkan dapat membangun mental spiritual masyarakat Lombok Tengah.
 Disampaikannya hakikat dan landasan penyelenggaraan kegiatan ini demi terciptanya masyarakat yang bersatu, beriman, sejahtera, dan bermutu. Ia berharap semoga Allah bukakan jalan menuju masyarakat yang sejahtera. Serta menjadi masyarakat yang pandai bersyukur atas berbagai karunia dan segala nikmat. Baik langsung maupun tidak langsung. Sehingga dapat memberikan kemaslahatan dan manfaat sebagai pelayan masyarakat.
“Sebagai bupati yang masih banyak kekurangan, dalam berkhidmat kepada masyarakat saya belum optimal memberikan yang terbaik kepada Lombok tengah. Namun di sisi lain, masyarakat sudah banyak merasakan manfaatnya. Semua tidak terlepas atas karunia Allah yang diberikan di Lombok tengah,” jelasnya.
Selanjutnya Ia berharap pemilu yang akan berlangsung nanti pada 17 April diharapkan tidak akan terjadi perpecahan atas dasar perbedaan pilihan. “kita harus menjaga ukhuwah dan tali persaudaraan di Lombok tengah. Karena saya melihat mulai ada bibit perpecahan disebabkan perbedaan pilihan. Padahal kita akan memilih pemimpin yang akan mengelola masyarakat demi kemajuan bersama. Jadi, saya mohon masyarakat hindari perselisihan yang mengakibatkan perpecahan,” pungkasnya. (ces) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *