Berhembusnya kabar mutasi Eselon II di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) dalam waktu dekat ini akan diumumkan. Sekitar 5 pejabat eselon II akan dimutasi dan tinggal menunggu keputusan Bupati. Mengingat hasil laporan evaluasi sudah ada hasil, tinggal dibawa ke meja Bupati. Pejabat eselon II yang akan dimutasi masih dalam tanda Tanya, siapa saja yang akan dimutasi. Namun sudah ada pemetaan siapa ke mana. Hal itu disampaikan Sekertaris Daerah Loteng, HM. Nursiah kepada awak media di Kantor Bupati, pada Senin (01/07).
Nursiah menyampaikan bahwa alasan mutasi pejabat eselon II bukan karena masalah kinerja. Dijelaskan bahwa kinerja pejabat eselon yang akan dimutasi sudah tercapai. Terbukti, dari tahun 2018 sampai pada tahun 2019, kinerja pejabat eselon II sudah tercapai. Alasan pergeseran pejabat Eselon II dikarenakan faktor psikologis. Mengingat berkembang pesatnya kemajuan sektor pariwisata di Loteng sehingga dibutuhkan pejabat yang memiliki kapasitas dan opini yang lebih cemerlang.
“tantangan peluang Loteng dalam kemajuan sektor pariwisata, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang nantinya investasi akan masuk cepat dan kita membutuhkan opini dari orang-orang yang memiliki kapasitas. Kita takutkan nantinya kinerja tidak tercapai sehingga perlu diadakan pergeseran dari sekarang,” jelasnya.
Dalam hal ini, ungkap nursiah, Pemda ingin percepatan dalam kemajuan Loteng. Mengingat perkembangan Loteng sudah sangat cepat. Karena itu, dibutuhkan orang-orang yang bisa mengikuti perkembangan yang ada di Loteng. Terlebih lagi, tuntutan publik semakin tinggi sehingga mau tidak mau Pemda harus berbenah dari sekarang.
Selain itu, katanya, setelah pelantikan Eselon II akan ada pengisian Eselon III dan Eselon IV yang masih lowong. Mengingat adanya kelowongan yang terjadi di Pemerintahan. Sehingga semua perlu terisi. Namun, saat ini Pemda masih fokus pada pergeseran Eselon II.(ces)













