| H. Nurjahman, SP, MM |
Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Lombok Tengah, dalam upaya mengentaskan kemiskinan dua program andalan. Program tersebut adalah Pemanfaatan Pekarangan dan Desa Mandiri Pangan. Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, H. Nurjahman, SP, MM, saat ditemui di Ruangannya pada Selasa (22/10).
Disampaikan, program pokok Disketapang terkait pengentasan kemiskinan adalah Pemanfaatan Pekarangan dan Desa Mnadiri Pangan. Kedua program tersebut disuport anggaran paling banyak. Anggarannya mencapai 1,2 miliar. Masing-masing program dibagi 600 juta di penempatan pekarangan dan 600 juta di Desa Mandiri Pangan.
“Program ini sudah berjalan tahun 2019 ini. Sasarannya adalah masyarakat miskin dari 10 Kecamatan dan 12 Desa. Tersebar luas kepada 73 ribu KK sesuai Basis Data terpadu (BDT),” jelasnya.
Dikatakan, Pemanfaatan pekarangan berupa paket tanaman yang berupa sayur-mayur, polibek, jaring, dan ayam DOC. Untuk komoditas jenis ayam, masing-masing KK diberikan 40 ekor ayam. Diharapkan agar masyarakat penerima bantuan bisa menjaga dan mengembangkan bantuan yang sudah diberikan tersebut.
“Jumlah sasaran di tiap Desa itu sebanyak 30 KK, tersebar di 12 desa dari 10 Kecamatan. 2 kecamatan yang tidak masuk dalam program ini adalah kecamatan Praya Timur dan Praya Barat. Karena kedua kecamatan tersebut masyarakat miskinnya sudah 100 persen ditangani oleh Kementerian,” katanya.
Lebih jauh disampaikan, untuk kecamatan Pujut dan kecamatan Praya Barat Daya diberikan jatah 2 Desa. Kedua desa tersebut sudah dirancang tahun sebelumnya bersama semua kepala Desa. Kedua desa tersebut sesuai dengan ajuan kepala Desa dan semua menyepakati.“Serapan dari program itu sendiri secara fisik sudah bisa dikatakan 100 persen,” pungkasnya. (ces)






