![]() |
| Kepala OJK NTB, Farid Faletehan |
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mencari upaya agar inklusi keuangan di Indonesia dapat tercapai. Salah satunya melalui pencanangan Hari Indonesia Menabung. Di Kabupaten Lombok Tengah sendiri, OJK NTB bersama Bank NTB Syariah akan mencanangkan hari Indonesia menabung pada tanggal 23 Oktober. Dipilihnya Lombok Tengah sebagai lokasi pencanagan hari Indonesia menabung adalah untuk mengisi Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Tengah. Selain itu, Lombok Tengah juga merupakan wilayah dengan potensi masyarakat menabung yang cukup banyak. Hal itu disampaikan Kepala OJK NTB, Farid Faletehan, saat ditemui awak media pada Jumat (11/10).
Disampakan, pencanangan siswa menabung ini merupakan salah satu upaya meningkatkan inklusi dan literasi keuangan di Lombok Tengah, khususnya bagi para pelajar. Sehingga, pada tanggal 23 Oktober mendatang pencanangan hari menabung Indonesia akan mengahdirkan pelajar tingkat SD dan SMP. Program Hari Indonesia menabung akan dimulai dengan pembuatan rekening bagi pelajar. Pembuatan rekening tidak akan ditarik biaya.
Menurutnya, meskipun anak tidak memiliki KTP tetap bisa membuat rekening sendiri untuk menabung. Namun, sebelumnya pelajar akan membuat perjanjian kerjasama dengan pihak Bank, dalam hal ini Bank NTB syariah. Perjanjian berupa sosialisasi kepada pelajar dan pendalaman tentang edukasi pelajar.
“Yang paling penting, rencananya akan ada hari Indonesia Menabung. Jadi kita pengen supaya inklusif masyarakat Indonesia terutama pelajar, semua punya rekening. Dengan begitu, kita akan bangun pemahaman pelajar akan pentingnya menabung karena menabung merupakan investasi masa depan,” ujarnya.
Dikatakan, di hari Indonesia menabung nanti yang bertepatan dengan agenda Expo atau Pasar keuangan rakyat, ditengah acara pihaknya akan menghadirkan seluruh lembaga keuangan. Dengan menghadirkan lembaga keuangan, masyarakat atau pelajar akan bertanya dan diberikan pemahaman akan pentingnya menabung.
“Dengan menargetkan 20-30 sekolah tingkat SD dan SMP untuk hadir pada hari Indonesia menabung, kita targetkan jumlah pelajar menabung sebanyak-banyaknya. Terlebih, di Lombok tengah ini kita diddukung dengan para pelajar yang sudah memiliki pemahaman akan pentingnya menabung. jadinya, target kita di sini bisa tercapai nanti,” tutupnya. (ces)













