Balon Bupati 2020 Ditargetkan Mendapat Dukungan Minimal 50.077 Suara

Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 mendatang ditargetkan mendapat dukungan minimal 50.077 suara. Jumlah tersebut tentunya menjadi gambaran bagi para calon untuk mulai mempersiapkan diri agar target bisa tercapai. Hal itu disampaikan Ketua KPUD Loteng, Ahmad Fuad Fahrudin saat launching Pilkada 2020 beberapa hari lalu.

Fuad memaparkan bahwa target tersebut sangat bisa dilampaui bakal calon mengingat partisipasi Pemilih saat Pilpres kemarin sangat tinggi. Terbukti, pada Pilpres lalu, Loteng mampu melampaui target nasional dengan partisipasi Pemilih mencapai 82,3 persen. “Antusiasme masyarakat kita pada Pilpres kemarin sangat tinggi dan mampu mencapai target nasional. Sehingga dengan menargetkan jumlah suara 50.077 bukan hal yang sulit untuk diperoleh oleh bakal calon,” paparnya.

Disampaikan bahwa jumlah target yang akan dicapai oleh bakal calon nantinya tidak semata-mata atas perkiraan saja melainkan semua itu berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Jumlah DPT berdasarkan data kemarin di Loteng sebanyak 760. 482. Jumlah DPT tersebut  kemdian dibagi jumlah syarat 7,5 persen. Sehingga minimal dukungan yang akan ditarget bakal calon sebanyak 50.077 KTP. “Kalau para calon ingin menang pada Pilkada 2020 mendatang maka target tersebut harus bisa dilampaui. Oleh karenanya bakal calon harus mulai mempersiapkan diri agar target tersebut bisa dicapai,” ungkapnya.

Fuad Fahruddin kembali menyampaikan bahwa Pilkada 2020 ini merupakan PIlkada yang akan dilakukan oleh 270 Provinsi/kota se- Indonesia. Sebanyak 7 Kabupaten di NTB akan menyelenggarakan Pilkada pada 2020 mendatang. “Harapan kita bersama dalam Pilkada 2020 mendatang bisa berlangsung aman, damai dan sukses. Selain itu, dalam pelaksanaan Pilkada nanti semoga masyarakat terhindar dari berita hoax agar kita bisa mendapatkan pemimpin yang berkualitas,” ungkapnya.

Lebih jauh disampaikan, Pilkada yang akan berlangsung pada tanggal 23 September 2020 mendatang diharapkan tidak kalah seksi dengan Pilpres kemarin. “Kita berharap Pilkada mendatang tidak kalah seksi dengan Pilpres kemarin sehingga antusiasme masyarakat pun tinggi. Semoga dari tahap perencanaan sampai pelaksanaan bisa berjalan lancar,” pungkasnya. (ces)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *