Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lombok Tengah (Loteng), HL. Putria, tidak henti-hentinya mengobarkan semangat para pemuda untuk mulai berbenah. Pasalnya, Loteng akan menjadi sorotan dunia. Dengan berbagai daya tarik wisatawan, baik kebudayaan maupun destinasi wisata yang ada di Loteng, para wisatawan akan berbondong-bondong berkunjung. Terlebih, di kawasan KEK Mandalika sebentar lagi akan dibangun sirkuit Moto GP.
Putria atau Raja Siledendeng itu mengakui bahwa pemuda merupakan aset bangsa yang tak ternilai harganya. “Sebagaimana yang dikatakan presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, berikan aku 1000 orang tua niscaya akan aku cabut gunung Semeru dari akarnya. Berikan aku 10 pemuda niscaya akan aku goncangkan dunia. Artinya bahwa pemuda kita ini memiliki peran yang sangat penting untuk membawa daerah ini bersaing di tingkat dunia,” tegasnya
Dikatakan, Loteng akan menjadi destinasi wisata yang luar biasa di tingkat dunia. Sehingga Ke depan Loteng akan mantap bersatu, Mandiri secara ekonomi, bermartabat secara budaya, Berdaulat secara politik. Untuk itu, masyarakat yang ada di daerah ini harus siap dan mampu menjadi tuan di daerahnya sendiri. Jangan hanya menjadi penonton.
“Sekecil apapun kita harus berbuat. Itulah karya kita. Kita harus memliki pemikiran global. Loteng akan menjadi Kabupaten terdepan. Untuk itu, perlu kita tanamkan sebuah ajakan dari leluhur untuk perapet sile, pesomboq ambu, madu arep. Artinya kita perlu musyawarah atau duduk bersama demi menyatukan visi misi untuk membangun daerah ini,” papar Putria.
Disampaikan, bahwa pemuda dituntut untuk memperbaiki daerahnya, termasuk SDM. Sehingga pemuda perlu untuk belajar dan belajar terus. Pemuda Loteng harus terus melakukan inovasi.
“Tidak bisa kita pungkiri bahwa sebagai pemuda tentu tidak akan bisa berjalam sendiri tanpa bimbingan orang yang lebih tua. Sebagaimana filsafat rempong tereng, yang artinya, bambu yang muda akan menjadi besar dan lurus karena himpitan bambu tua. Sejatinya yang tua itu menjadi tempat untuk bersandar. Tidak bisa kita melangkah tanpa sebuah bimbingan dari orang yang lebih tua,” jelasnya.
Lebih jauh disampaikan bahwa sudah sewajarnya apabila Lombok menjadi sorotan dunia. Karena di Lombok memiliki ribuan literasi modern yang kalau dikaji memiliki makna yang luar biasa. Segala sesuatu yang ada tentang Lombok dan keindahannya ada pada literasi tersebut.
“Kita harus bangga menjadi orang sasak Lombok. Namun kita juga harus Memahami jati diri daerah ini. Soekarno pernah mengatakan jangan pernah melupakan sejarah. Mari kita terus belajar dan menggali nilai budaya yang ada. Katena itulah, harkat, jati diri, dan marwah daerah ini yang harus kita jaga sebagai pemuda. Mari kita berbuat dan berbuat untuk daerah ini,” tandasnya. (ces)







