Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada 23 September 2020 mendatang, Kader DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Tengah (Loteng) dan Kota Mataram menggelar Kemah Bhakti Nusantara (Kembara) di Pantai Selong Blanak Kabupaten Loteng, sebagai langkah awal mempersiapkan diri menghadapi kontestasi Pilkada mendatang. Hal itu disampaikan ketua DPD PKS Loteng, HL. Abdul Kadir S.PDI, saat menyampaikan sambutan pada Upacara Kembara yang digelar, Sabtu (04/01).
Disampaikannya, ratusan kader DPD PKS Loteng dan Mataram yang mengikuti Kembara untuk pemantapan menjelang Pilkada serentak 2020 mendatang dimana PKS memiliki modal yang kuat untuk Pilkada nanti. Terbukti, di Loteng sendiri, PKS memiliki 6 kursi, sementara di kota Mataram sebanyak 5 kursi. “Itu merupakan modal yang cukup kuat. Artinya, PKS merupakan partai yang cukup diperhitungkan. Semua tentu tidak terlepas dari peran semua kader PKS,” terangnya.
Diceritakannya, sebelum Pileg tahun lalu berlangsung, salah seorang peneliti dari Australia memprediksi kalau PKS akan tenggelam. Namun, prediksi tersebut melenceng jauh. Bahkan, PKS sendiri mengalami peningkatan secara nasional. Peneliti dari Australia itupun datang ke Jakarta dan meminta maaf atas kegagalan prediksinya tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada PKS atas capaian yang diraih. “Selama kita berada dijalan Allah dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat maka partai ini akan terus bersinar dan dicintai masyarakat. Sebab, PKS tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” imbuhnya.
Dikatakan, kekuatan utama dari PKS adalah struktur yang militan. Sehingga, pihaknya menaruh harapan besar terhadap Kader PKS yang memiliki militansi yang layak untuk menjemput kemenangan. “Apalagi, saat ini Kader yang hadir sebagian besar merupakan pemuda yang memiliki semangat juang dan intelijensi yang tinggi. Itu merupakan modal yang luar biasa untuk meraih kemenangan,” serunya.
Ditegaskan, PKS merupakan partai dakwah, bukan partai yang menganut paham radikalisme seperti tuduhan-tuduhan dari oknum yang tidak bertanggung jawab di media sosial. PKS sangat cinta pada negeri ini. PKS harus terdepan membela kedaulatan negeri ini dan PKS sangat cinta pada tanah air Indonesia. “Semua Kader PKS selalu kita tanamkan 4 pilar kebangsaan. Pada acara Kembara ini, para Kader nantinya akan diberikan wawasan terkait 4 pilar kebangsaan oleh pihak Kodim 1620. Itu membuktikan bahwa PKS bukan merupakan partai yang menganut paham radikalisme seperti tuduhan-tuduhan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ketua DPD PKS Loteng itu juga berpesan kepada semua Kader PKS agar senantiasa bekerjasama bersama masyarakat. Karenanya, melalui kegiatan Kembara yang dilakukan, Kader akan dilatih kesiapan dalam menumbuhkembangkan nilai kerjasama itu sendiri. “Melalui kegiatan ini, kami harapkan Kader dapat meningkatkan nilai kerjasama sebagaimana Allah memberikan kita hati untuk bekerjasama dengan semua masyarakat. Pertemuan kita untuk melatih kesiapan bekerja sama. Ketika semangat kerja sama ini mendarah daging, maka tujuan yang ingin kita raih akan terwujud,” pungkasnya. (ces)













