LOMBOK TENGAH (SUARANUSA),
Rumah Zakat Indonesia cabang Nusa Tenggara Barat (NTB) menginiasi pembinaan remaja Masjid dan santunan anak yatim di Masjid Nurul Islam Leneng, Rabu malam (19/02).
Ketua Rumah Zakat Indonesia cabang NTB, Ustad Jabin mengatakan pihaknya dari rumah zakat siap membimbing pemuda remaja masjid. “Kami dari lembaga rumah zakat siap mendanai Pembinaan untuk pemuda remaja masjid,” ungkapnya.
Pihaknya berharap rumah zakat Indonesia ada di NTB ini bisa semakin eksis kedepannya. Mengingat, rumah zakat sendiri sudah ada relawan inspirasi. “Relawan inspirasi khusus untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan pembinaan agama,” tuturnya.
Pihaknya juga siap menjembatani pengurus masjid untuk memberikan santunan kepada anak yatim. “Jika hendak melangsungkan pertemuan dalam hal memberikan santunan anak yatim, kami siap ikut berpartisipasi,” imbuhnya.
Sementara, pembina Masjid Nurul Islam Leneng, H. Ahmad Supli menyampaikan pertemuan dalam rangka pembinaan pemuda remaja masjid dan santunan anak yatim akan tetap digelar dalam satu kali sebulan pada malam yang sama (malam Kamis, red). “Setiap malam Kamis, akhir bulan kita akan rutin menggelar kegiatan ini,” terangnya.
Di Masjid Nurul Islam Leneng, lanjut Supli, terdapat empat kotak amal masjid yang terbagi atas kotak Infaq, Anak yatim, Pembangunan masjid dan Kaum dhuafa. “Sebelumnya, di Masjid ini hanya ada satu jenis kotak amal. Namun dengan membagi seperti ini cukup efektif. Jumlah amal jamaah juga meningkat drastis, terutama jumlah kotak amal untuk anak yatim,” imbuhnya.
Pola untuk penyantunan Anak yatim langsung diberikan setiap empat pekan sekali. Para anak yatim meminta sendiri keperluannya. Pihak Masjid tinggal membelikan sesuai keperluan. “Ada yang minta tas, seragam sekolah, sepatu dan lainnya. Sekitar 12 anak yatim di Leneng mendapatkan santunan untuk bulan ini,” ungkapnya.
Dikatakan, untuk anak yatim yang belum santunan, kedepannya akan dialokasikan anggarannya agar semua anak yatim yang ada di Kelurahan Leneng bisa disantuni. “Saat ini baru 12 anak yatim yang bisa disantuni dari hasil sumbangan kotak amal anak yatim. Kedepannya, kita akan segera alokasikan untuk anggarannya,” tungkasnya. (wan)













