DPRD Loteng Ambil Sikap Terkait Pencegahan Covid-19

Konferensi pers

LOMBOK TENGAH (SUARANUSA),
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tidak mau tinggal diam terkait wabah virus corona atau Covid-19 yang sekarang ini telah menyebar di Indonesia, tidak terkecuali di Nusa Tenggara Barat (NTB). Oleh kerena itu, DPRD Loteng ambil sikap demi mencegah ganasnya virus tersebut.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di Ruang Banggar DPRD Loteng, Ketua DPRD Loteng, M. Tauhid menegaskan pihaknya telah Melakukan rapat khusus. “Adapun hasil dari rapat tersebut yakni terkait menyikapi virus corona. Kami pimpinan DPRD Loteng mendukung upaya Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Daerah dalam mencegah virus di Indonesia,” ungkapnya.

Ditegaskan, dalam upaya mendukung langkah preventif Pemda dengan meliburkan sekolah selama 14 hari guna mencegah penyebaran virus. “Kami mendukung upaya sosialisasi secara menyeluruh sebagai langkah antisipatif terhadap masyarakat,” jelasnya.

Pihaknya mendesak Pemda untuk melakukan langkah antisipasi terhadap alat pelindung kesehatan seperti masker dan alat lainnya. Jangan sampai alat pelindung tersebut sulit didapatkan oleh masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga mendorong Pemda agar melakukan koordinasi dengan pihak Angkasa Pura dalam mencegah masuknya corona. “Pemda harus jalin koordinasi lebih intens dengan pihak Angkasa pura. Karena biar bagaimanapun, bandara merupakan pintu masuk penyebaran virus,” tegasnya.

Kemudian terkait destinasi wisata di Loteng, pihaknya juga mendorong agar Pemda melakukan langkah preventif di daerah tujuan wisata di Loteng. “Ini sangat penting untuk kita perketat di wilayah wisata di Loteng ini,” pintanya.

Ditekankan, DPRD sangat mengapresiasi langkah Pemda yang meliburkan sekolah selama 14 hari. Pihaknya juga sepakat selama 14 hari kedepan tidak akan melakukan kunjungan dan aktivitas seperti kunjungan kerja, penerimaan tamu,hearing, rapat paripurna, dan lainnya.

Adapun jadwal sebelumnya yang telah ditentukan dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menunda berbagai kegiatan yang telah dijadwalkan dan akan membuat jadwal ulang. “Kami akan terus melakukan pemantauan guna meminimalisir penyebaran virus di Loteng,” pungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *