Tiga Dusun di Desa Kabul Perketat Akses Keluar Masuk

Warga Desa Kabul Pasang Portal

LOMBOK TENGAH (SUARANUSA),
Sebanyak tiga Dusun di Desa Kabul tampak tengah gencar memperketat akses keluar masuk wilayah dengan memasang portal untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kepala Dusun Kabul, Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), H.Bambang Wirawan menyampaikan, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memperketat desa guna memutus penyebaran mata rantai Virus Corona atau Covid-19.

“Penutupan dengan portal yang kita lakukan ini merupakan salah satu upaya untuk mensterilkan serta melindungi warga desa Kabul agar terhindar dari Virus Corona,” ungkapnya.

Untuk menindaklanjuti kegiatan ini, pihaknya akan jadwalkan BKD, Babinsa, Pemuda dan relawan untuk bertugas piket di dua titik gerbang pintu masuk Desa Kabul sebagai petugas pengamanan,” katanya.

“Kami berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat mencegah penyebaran Covid-19 ini,” harapnya.

Selain melakukan penutupan portal, pihaknya juga kerap melakukan langkah promotif atau sosialisasi terhadap masyarakat dengan menghimbau untuk tetap dirumah, menjaga kebersihan dan selalu mencuci tangan baik itu dirumah maupun diluar rumah, serta menggunakan masker jika berada di luar rumah.

“Jika warga kami ini harus keluar rumah karena ada urusan yang sifatnya sangat penting, kami selalu mengimbau agar menggunakan masker,” tutupnya.

Hal yang sama juga dilakukan Kepala Dusun Orok Solong, Mengungkapkan, saat ini pihaknya bersama warga lebih gencar melakukan kegiatan yang menjadi instruksi sebagaimana Surat Edaran (SE) Pemerintah Daerah Kabupaten Loteng.

“Kami selalu menghimbau kepada pengurus wisata puncak desa Kabul dalam bekerjasama untuk tidak mengizinkan orang luar Desa masuk dan berkumpul di cafe puncak tersebu,” tegasnya.

Uniknya, Kepala Dusun Mt. Emot, yakni Rusban Mengungkapkan pihaknya siap memfasilitasi warga yang berjaga di titik keluar masuk yang sudah dipasangkan portal.

“Saya siap menyumbang dana untuk keperluan mereka yang piket di perbatasan desa Kabul,” pungkasnya. (fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *