TP PKK Loteng Sampaikan Laporan Kegiatan Pencegahan Covid-19

Vidcon TP PKK Loteng dengan TP PKK Provinsi NTB

LOMBOK TENGAH, SUARANUSA – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) melaporkan kegiatan pencegahan yang dilakukan selama pandemik Covid-19 kepada Ketua TP PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah melalui video Conference yang digelar di Pendopo Bupati Loteng, Rabu (06/05).

Ketua TP PKK Loteng, Baiq Irma Budiani Suhaili, menyampaikan, selama pandemik Covid-19 pihaknya telah melakukan berbagai upaya pencegahan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Loteng. Bahkan pihaknya telah membuat Surat Edaran No. 1/SE/PKK Loteng/IV/2020 tentang cara penanganan protokol isolasi diri, menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin cuci tangan pakai sabun. “Kami juga telah membuat dan memasang baliho di papan Billboard pada tiga titik keramaian terkait himbauan memerangi Covid-19. Kami juga menyebar pamflet himbauan ke media sosial,” jelasnya.

Pihaknya juga membantu Pemerintah Daerah (Pemda) membagikan masker yang diproyeksikan sebanyak 2 juta masker. Namun yang sudah didistribusikan sebanyak 600 ribu masker di dua kecamatan. “Kami juga telah melakukan pembagian 1.200 paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, dan lansia terdampak Covid-19 di 12 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Loteng. Dananya dari DPA TP PKK Loteng,” sebutnya.

Tidak hanya itu, lanjut istri Bupati Loteng itu, TP PKK Loteng juga setiap hari melaksanakan kegiatan majlis taklim atau Tadarusan Online dengan sistem one day one juz one person. “Kami juga membantu promosikan masker hasil produksi UP2K, UKM, KUB, dalam pengadaan masker dari Pemda Loteng,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga terlibat dalam pengadaan makanan atau catering untuk posko Covid-19. Juga, bekerjasama dengan Dinas Ketahanan pangan membuat demplot pemanfaatan pekarangan dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga. “Kami juga menjalin sinergi dengan Dinas Kesehatan melakukan penyuluhan pengenalan dan pencegahan Covid-19,” akunya.

Upaya yang dilakukannya dalam membantu Pemerintah Daerah memerangi Covid-19 juga ikut serta  mendata dan mengidentifikasi warga yang baru datang. Baik yang baru datang dari luar daerah maupun luar negeri untuk selanjutnya dilakukan screening di Puskesmas. “Berdasarkan Data Covid-19 di Kabupaten Loteng, kami laporkan sampai tanggal 4 Mei 2020 jumlah PPTG sebanyak 6.815, OTG sebanyak 58 orang, ODP sebanyak 496 orang, dan PDP sebanyak 19 orang,” tandasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *