Pergantian Kajari, Pemkab Loteng Gelar Pisah Sambut

LOMBOK TENGAH, SUARANUSA- Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar pisah sambut atas pergantian Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dari Ely Rahmawati, SH,. MM,. M.H,. kepada Otto Sompotan, SH,. Pertemuan tersebut sekaligus silaturahmi dengan jajaran pelayan masyarakat Lombok Tengah. Dihadiri Bupati Lombok Tengah, Wakil Bupati Lombok Tengah, Ketua Pengadilan Praya, Wakil Ketua Pengadilan Agama, OPD Lombok Tengah, berserta jajaran Forkopimda. Acara berlangsung di Pendopo I Bupati Lombok Tengah, Rabu malam (19/20).

Bupati Lombok Tengah, HM. Suhaili, FT, dalam sambutannya mengaku berat untuk melepas Ely Rahmawati. Namun setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Terlebih, ini tugas mulia yang harus diemban.

“Kita hanya bisa mendoakan agar Ibu Ely tetap berkhidmat dengan sebaik-baiknya untuk bangsa ini,” katanya.

Sebagaimana diketahui, lanjut Suhaili, banyak kesan positif yang telah diberikan Ely Rahmawati selama bertugas di Lombok Tengah. Selain pandai bergaul, Ibu Ely juga merupakan pejabat yang sederhana.

“Beliau juga selalu terlibat aktif dalam setiap kegiatan. Itu semua menyisakan kesan yang mendalam,” akunya.

Diakuinya, Ibu Ely tetap konsisten dan tegas dalam menegakkan hukum. Sehingga sosok seperti Ibu Ely patut dicontoh. Selain humanis namun hukum tetap berjalan sesuai koridor yang ada.

“Karakter seperti Ibu Ely harus kita tiru demi tegaknya hukum di Lombok Tengah,” ulang Suhaili.

Mewakili seluruh Jajaran masyarakat, lanjut Suhaili, mengucapkan selamat jalan buat Ely Rahmawati sekaligus ucapan selamat datang untuk Kajari Lombok Tengah yang baru, Otto Sompotan di Bumi Tatas Tuhu Trasna, Solah, Soleh, Soloh.

“Semoga Allah senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayahnya serta diberikan kekuatan kepada Ibu Ely dalam mengemban tugas ditempat yang baru. Selain itu, ucapan selamat datang buat Kajari baru, Otto Sompotan. Semoga pak Otto senantiasa dibawah lindungan Tuhan dan bisa menjalankan tugas dengan baik. Kami optimis pak Otto biisa meningkatkan pelayanan di Daerah ini,” papar Bupati dua periode itu.

Disampaikan, apresiasi setinggi-tingginya atas kerjasama Kajari dengan Pemerintah Daerah. Pihaknya merasakan perbedaan yang luar biasa atas kerjasama Kajari. 

“Semoga itu bisa ditingkatkan agar Pemda dengan Kejaksaan bisa menjalin koordinasi lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara, Ely Rahmawati dalam sambutannya memohon maaf kepada semua pihak atas tingkah laku yang kurang berkenan selama menjabat jadi Kajari Lombok Tengah.

“Kalaupun saya sering tegas, itu semua demi tercapainya tujuan dalam memajukan daerah ini. Terlebih, ada program internasional di KEK Mandalika yang harus disukseskan,” tuturnya.

Pihaknya percaya jikalau pak Otto Sompotan bisa lebih baik memberikan peran di Lombok Tengah.

“Di Lombok Tengah ini saya sangat terkesan. Di sini saya pertama kali menjadi kepala kejaksaan,” katanya.

Menurutnya, koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dengan Kejaksaan berjalan dengan baik. Apalagi selama Covid-19, pihak Kejaksaan berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi penyimpangan terhadap anggaran Covid-19.

“Kami telah berusaha agar tidak terjadi penyimpangan. Paling tidak upaya meminimalisir telah kami lakukan. Jika meminimalisir saja bisa kita lakukan maka itu berhasil,” terangnya.

Pihaknya juga mohon do’a agar suatu saat bisa kembali lagi ke sini. Ia juga meminta agar semua yang ada di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah mendukung sepenuhnya pak Otto.

“Saya berharap kalian mendukung penuh Pak Otto sebagaimana kalian mendukung saya,” tutupnya.

Selain itu, Kajari Lombok Tengah yang baru, Otto Sompotan, menjelaskan sebelumnya ia bertugas di Kejaksaan Negeri Kelungkung Bali.

“Dengan Ibu Ely ini saya sudah saling kenal. Saya siap melanjutkan tugas beliau,” ucapnya.

Pihaknya mengaku akan berusaha semaksimal mungkin melanjutkan apa yang sudah dikerjakan Ibu Ely. Sinergitas Pemkab Lombok Tengah dengan Forkopimda yang ada siap dilanjutkan.

“Kami akan berusaha melanjutkan. Kami akan meningkatkan lebih baik lagi. Program yang sudah berjalan telah disampaikan ke saya. Kami akan berusaha menyesuaikan agar bisa segera beradaptasi dengan semua yang ada di sini. Dalam waktu dekat ini mungkin saya belum bertugas. Karena di Bali kami belum dilepas,” terangnya.

Dikatakan, pihaknya hadir dengan paradigma baru. Pihaknya juga bersedia konsultasi hukum dengan semua pihak. Itu semua akan dilayani gratis. 

“Kami siap bermitra dengan semua pihak. Kami akan berdiri dititik yang sama demi mewujudkan masyarakat yang Sejahtera, Adil, dan Makmur. Kami berharap di sini bisa diterima layaknya saudara,” tungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed