Pemuda Pancasila Ngotot Minta PT Lombok Mulia Jaya Ditutup

LOMBOK TENGAH, SUARANUSA- Setelah melakukan kunjungan ke PT Lombok Mulia Jaya maka Pemuda Pancasila menyimpulkan bahwa Pabrik bata ringan tersebut harus ditutup demi keselamatan Masyarakat.

“kami menemukan pengelolaan limbah yang tidak jelas dengan cara menimbun bukan mengolah dan ini berbahaya,” tegas Ketua Pemuda Pancasila Lombok Tengah, M. Samsul Qomar.

Selain itu, pihaknya juga menemukan dampak polusi udara yang juga mengganggu pernafasan. Juga, tempat penyimpanan limbah yang kecil dan tidak sesuai produksi.

“Pekerja yang di klaim ratusan fakta di lapangan hanya puluhan orang saja. Padahal mereka mengaku tidak melakukan pengurangan karyawan,” ungkap mantan DPRD Loteng itu.

Bahkan, lanjutnya, gaji tidak sesuai UMK dan ini bentuk pelanggaran Peraturan pemerintah. Pihaknya juga curiga supervisor tidak memiliki SKA sertifikat keahlian. Jika itu benar adanya maka ini membahayakan.

“Atas temuan-temuan tersebut, kami meminta perusahaan tersebut  segera ditutup sementara waktu karena tidak layak berdiri,” pintanya.

Dalam waktu dekat, pihaknya berencana akan melaporkan hal ini ke APH jika pemerintah tidak tanggap karena ada indikasi oknum-oknum yang bermain soal perizinan. 

“Bahkan ada staf titipan pejabat yang kami duga terjadi prakteknya. Kami minta Pemda untuk segera menutup perusahaan tersebut dalam waktu 5 kali 24 jam,” tutupnya.

Sementara, Direktur PT. Lombok Mulia Jaya, Darminto yang dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, terkait dengan tuduhan pencemaran lingkungan yg dituduhkan tentunya perlu adanya data dan fakta hasil uji laboratorium yg diuji oleh pihak yg berkompeten.

“Perlu adanya arahan atau binaan dari Dinas terkait, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk melakukan pembinaan secara berkala terhadap kami,” jelasnya.

Apabila ada kesalahan, lanjutnya, tentu perlu surat peringatan terlebih dahulu dari DLH. 

“Apabila kami tidak mengindahkan peringatan tersebut baru perlu adanya tindakan tegas dari DLH,” tandasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *