![]() |
| Penampilan peserta lomba Azan |
LOMBOK TENGAH, SUARANUSA- Pada tahun 90 an ajang-ajang perlombaan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhamad SAW digelar. Perlombaan seperti adzan, hafalan ayat pendek, pidato, sholat, dan cerdas cermat sangat familiar. Namun saat ini, lomba seperti cerdas cermat hampir punah.
“Setiap hari besar Islam hampir semua masjid dan musolla mengadakan perlombaan seperti adzan, hafalan ayat pendek, pidato, sholat dan cerdas cermat. Kami di Dusun Bir’ Ali tidak ketinggalan memeriahkan hari kelahiran baginda Nabi Muhamad SAW,” ungkap Kepala Dusun Bir’ Ali, Desa Pejanggik, Aswadi Susanto.
Di masa pandemi saat ini, tentunya peserta dibatasi dan hanya diikuti oleh warga Dusun Bir’Ali. Tidak kalah antusias, lomba cerdas cermat sangat diminati peserta.
“Lomba seperti cerdas cermat harus kita lestarikan. Pasalnya, kata cerdas di ambil dari kecerdasan otak untu berfikir dan kata cermat ialah melatih anak untuk cermat dalam segala hal. Hal positif itu harus kita gaungkan,” serunya.
Ditekankan, Dusun Bir’ Ali komitmen untuk melestarikan dan menghidupkan kembali suasana-suasana yang telah hampir punah.
“Pada malam pembukaan kemarin, kami sudah dihibur dengan lantunan-lantunan indah suara adzan yang dikumandangkan oleh peserta pertama yakni ananda Zaidil Almazona,” sebutnya.
Untuk diketahui, pada malam pembukaan tadi dihibur dengan penampilan ananda akustik band. Sedangkan malam puncaknya nanti akan mendatangkan artis lokal asal LombokTengah, Amaq Ohan dan Bajang Toni untuk menghibur warga masyarakat. (wan)







