Air Mata Warnai Pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Loteng

Acara pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah

LOMBOK TENGAH, SUARANUSA- Cucuran air mata warnai pelepasan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah (Loteng) periode 2016 – 2021 dalam hal ini H. Moh. Suhaili, FT, SH, dan HL. Pathul Bahri, S.IP,. Acara pelepasan digelar di Pendopo I, Selasa malam (16/02).

Dalam kesempatan tersebut, H. Moh. Suhaili mengatakan bahwa momentum seperti ini tidak pernah dibayangkan atau dikhayalkan untuk diadakan. Ini merupakan hari terakhir dalam menuntaskan beban dan ikhtiar. Namun, diakuinya masih banyak terlihat ketidakberhasilan. 

“Empat hari terakhir saya sakit. Bukan karena takut kehilangan jabatan atau posisi kedudukan. Namun karena terbayang penyesalan selama 10 tahun mengabdi belum maksimal dalam memberikan pengkhidmatan untuk masyarakat Loteng,” ratapnya.

Bahkan, meski dalam kondisi sakit pihaknya keliling ke 12 Kecamatan. Hal itu dilakukan semata-mata sebagai bentuk ikhtiar dalam memberikan manfaat untuk orang banyak di sisa-sisa pengabdian menjadi pelayan masyarakat.

“Dalam kesempatan ini, sebagai bagian dari masyarakat, saya meminta kepada pejabat yang diberikan kepercayaan agar bisa memberikan pelayanan yang maksimal untuk daerah dan masyarakat Loteng. Jangan bangga dulu dengan berbagai pembangunan yang sudah ada. Karena Loteng hari ini masih sangat jauh dari apa yang diharapkan,” serunya.

Diakui, dalam ikhtiar selama 10 tahun pihaknya tertatih-tatih. Meski begitu, bisa dikatakan Loteng baru menentukan tujuan arah pembangunan. Belum banyak yang bisa dirasakan.

“Saya titip amanah kepada para khadam masyarakat agar lebih baik lagi dalam memberikan pengkhidmatan,” pesannya.

Ia juga mohon maaf sebesar-besarnya atas segala kekurangan. Pihaknya juga berharap agar jangan ada dendam yang terpendam.

“Mungkin saya pernah keras namun itu karena saya merasa satu dengan kalian dalam mengemban amanah masyarakat. Terima kasih atas kerjasama selama ini. Prestasi yang telah ditorehkan Loteng adalah buah kerjasama semua pihak. Sekali lagi, mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutup Bupati sembari meneteskan air mata.

Sementara, Wakil Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri mengakui jika perjalanannya bersama Suhaili cukup panjang. Ia banyak berguru dari Suhaili tentang cara memimpin.

“Petuah dari beliau akan selalu saya laksanakan. Berbagai sektor pembangunan di Loteng merupakan torehan dari doa dan ikhtiar beliau. Semoga pembangunan kedepan, saya bersama HM. Nursiah bisa lebih baik lagi. Tidak ada kata selain terima kasih. Kami juga mohon maaf beribu maaf,” ucapnya.

Ditempat yang samaa, Penjabat Sekda Loteng, HL. Muhamad Idham Khalid mengungkapkan bahwa dibalik ketegasan sosok Suhaili, ia juga sangat humoris. Dengan jiwa humornya ia mampu mencairkan ketegangan.

“Dalam kesempatan ini saya mewakili jajaran SKPD Loteng menyampaikan permohonan maaf sedalamnya. Mengingat, banyak hal belum tercapai secara maksimal. Ucapan yang sama juga kami sampaikan kepada Wabup HL. Pathul Bahri. Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya selama 10 tahun terakhir atas prestasi yang ditorehkan Suhaili – Pathul” pungkasnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *