DPRD Lombok Tengah Mulai Divaksinasi Covid-19

Lombok Tengah, Suaranusa– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Tengah hari ini, Senin, 8 Maret 2021 mulai divaksinasi Covid-19. Vaksinasi tahap pertama ditargetkan berlangsung selama 3 hari. Demikian disampaikan, Plt. Sekwan DPRD Lombok Tengah, Suhadi Kana.

Dari 49 DPRD yang ada di Kabupaten Lombok Tengah, baru 25 orang yang melakukan registrasi dan sebanyak 17 orang berhasil disuntikkan vaksin jenis sinovac. Artinya, sebanyak 8 orang belum bisa disuntikkan vaksin karena kondisi kesehatan yang tidak memungkinkan untuk divaksin.

“Sebanyak 8 orang yang ditunda untuk divaksin. Hal itu dikarenakan kondisi kesehatan mereka belum stabil,” ungkap Suhadi Kana.

Dikatakan, hampir 50 persen lebih jajaran DPRD sudah melakukan registrasi. Diyakini, sampai batas waktu yang ditentukan, yakni pada hari Rabu mendatang sudah 100 persen. Untuk vaksinasi tahap kedua akan dilakukan selang 14 hari kemudian.

“Dewan kita kan punya kesibukan masing-masing. Makanya kita targetkan 3 hari. Perlu diketahui bahwa mereka sangat antusias untuk divaksin,” terangnya.

Diharapkan, dengan vaksinasi ini Covid-19 segera berlalu. Selain itu, masyarakat juga tidak was-was lagi untuk divaksin. Mengingat, vaksin ini aman dan halal.

“Kalau vaksin ini tidak aman, mustahil pemerintah akan menjerumuskan rakyatnya. Ini semua dilakukan demi kesehatan dan keselamatan kita bersama,” paparnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Plt. Sekwan, wakil ketua DPRD Lombok Tengah, HL. Sarjana, juga mengungkapkan bahwa hakikatnya vaksin ini untuk mengantisipasi penularan. Sehingga diharapakan dengan vaksinasi ini Covid-19 segera mereda dan kehidupan normal kembali.

“Semua DPRD siap divaksin. DPP PKB juga sudah menginstruksikan agar semua kader maupun fraksi harus divaksin. Ini sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Tim medis sudah mengklaim bahwa vaksin ini aman. Sehingga tentu tidak ada keraguan lagi untuk kita suntik vaksin,” tandas politisi PKB itu.(SN.01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *