Pelaku Wisata di KEK Mandalika Divaksinasi Covid-19

Lombok Tengah, suaranusa – Ratusan pelaku wisata yang beroperasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mulai divaksinasi Covid-19. Program vaksinasi tersebut digelar tim vaksinator Polda NTB bersama Dinas Kesehatan Lombok Tengah, bertempat di bazar Mandalika.

Kepala Bidang Sumber Daya Manusia Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Lalu Muhammad Hatta, menjelaskan, dalam tahap awal program vaksinasi menyasar para pelaku wisata yang sudah tersertifikasi CHSE yakni keterangan memiliki standar penerapan protokol covid-19 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pariwisata.

“Ada 22 hotel, 2 restoran dan 2 objek wisata yang sudah tersertifikasi CHSE,” kata Hatta.

Vaksinasi untuk pelaku wisata, lanjutnya, sangat penting dilakukan sebagai upaya aktivasi sektor wisata agar kembali menggeliat serta untuk menyakinkan wisatawan agar tetap aman berkunjung ke Lombok selama masa pandemi Covid-19.

“Sertifikat CHSE dan vaksinasi adalah upaya untuk aktivasi sektor pariwisata di Lombok Tengah,” terangnya.

Ditegaskan, selain karyawan hotel dan restoran, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di semua destinasi wisata desa juga akan segera divaksin.

“Pokdarwis juga akan kita sasar dan nantinya kita bagi per klaster,” imbuhnya.

Untuk memastikan seluruh pelaku wisata bisa tervaksinasi, pemda menyiapkan sebanyak 500 dosis vaksin yang akan diberikan kepada 300 pelaku wisata yang terdata di kawasan mandalika saat ini.

“Untuk hari, sekitar 300 orang pelaku wisata yang mengikuti program vaksinasi Covid-19,” sebutnya.

Hal senada juga dikatakan Manager Tunak Hotel, Rate Wijaya, bahwa pelaku wisata yang divaksin untuk sementara diprioritaskan pada usaha perhotelan dan restoran yang sudah tersertifikasi CHSE.

“Saat ini fokus karyawan hotel dan restoran yang tergabung dalam Mandalika Hotel Association (MHA),” pungkasnya.(SN.01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *