Gubernur Hadiri Rakerwil KSPN NTB

Lombok Tengah, suaranusa – Komite Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Rapat Kerja Wilayah disalah satu hotel di Lombok Tengah. Rakerwil KSPN dihadiri Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.SC,. Kamis (01/4).

Gubernur NTB, Dr. Zul, mengapresiasi Rakerwil KSPN NTB. Yang mana, dengan Rakerwil KSPN ini nantinya mampu memberikan ruang dan kesempatan untuk pengurus Kabupaten atau kota.

“Semoga apa yang menjadi agenda Rakerwil kali ini bisa menjadi program kerja untuk kepentingan KSPN dan bisa ikut ambil bagian dalam memajukan daerah,” terang Gubernur.

Sementara, Ketua KSPN NTB, Iswan Mulyadi, mengatakan, kehadiran KSPN bertujuan membuka pintu komunikasi dari pihak ITDC terkait apapun persoalan yang ada

“Selama ini kami hanya mendengar persoalan ITDC di luar sana. Untuk itu, melalui KSPN NTB ini kami berharap apapun persoalan yang ada di ITDC bisa kami tahu seluas-luasnya,” katanya.

Ia juga berharap kepada seluruh stake holder yang ada di Pemerintah Provinsi NTB untuk bisa melihat KSPN ini sebagai mitra.

“Kami berharap kepada stake holder yang ada di Provinsi NTB ini bisa melihat kami bukan sebagai musuh akan tetapi sebagai mitra yang nantinya kita bisa saling rangkul,” harapnya.

Selain itu, Kepala Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi Provinsi NTB, Wismaningsih Drajadiah sangat mendukung keberadaan KSPN untuk membantu Dinas Tenagakerja dan Transmigrasi NTB.

“Kami sangat mendukung keberadaan dari KSPN NTB ini untuk membantu Diasnakertrans,” ucapnya.

Ia melanjutkan, saat ini banyak investor yang masuk di NTB. Untuk itu, pihaknya meminta supaya bisa mengakomodir tenaga kerja lokal

“Kami meminta kepada investor yang masuk ke NTB untuk mengakomodir pekerja lokal minimal 60 persen. Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton,” pintanya.

Ia berpesan agar organisasi ketenagakerjaan lebih aktif lagi melakukan koordinasi dengan Diasnaker NTB.

“Kami minta kepada organisasi Ketenagakerjaan bisa lebih aktif berkoordinasi dengan Disnaker NTB maupun Dinas Tenagakerja di tiap-tiap Kabupaten atau Kota. Semoga masyarakat NTB tidak menjadi penonton karena peluang kerja lebih luas ada di NTB,” pungkasnya.(SN.01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *