Pemda Loteng Launching Kampung Horti dan Serahkan Asuransi serta Alat Pertanian

Lombok Tengah, suaranusa – Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Lombok Tengah (Loteng) melaunching kampung horti sekaligus menyerahkan asuransi dan alat pertanian. Acara bertempat di kelompok Tani Jihad dusun Jurang Jaler desa Jurang Jaler kecamatan Praya Tengah, Kamis (27/5).

Pemda Loteng, dalam hal ini Bupati HL. Pathul Bahri, S.IP, menyampaikan bahwa sektor pertanian di kabupaten Loteng masih menjadi penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar dalam struktur perekonomian setelah sektor pariwisata sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani di Loteng.

“Kami atas nama pemerintah Loteng mengapresiasi serta mendukung jajaran Dinas Pertanian mensukseskan kegiatan kampung horti ini,” seru Pathul.

Kawasan hortikultura harus dikelola dengan penggunaan benih bermutu serta menggunakan sarana prasarana pasca panen raya yang memadai. Selain itu juga, dapat dijadikan kawasan agrowisata atau agro edukasi wisata.

“Petani harus mampu sebagai penggerak perekonomian desa atau wilayah,” ungkap ketua DPC Gerindra itu.

Ditekankan, data BPS tahun 2020 sektor pertanian kabupaten Loteng pada komoditas hortikultura mengalami peningkatan sebesar 7,805%. Salah satu upaya untuk meningkatkan komoditas hortikultura adalah pengembangan kawasan berbasis korporasi di sektor hortikultura.

“Untuk itu kami sampaikan terima kasih kepada para petani yang sudah berpartisipasi dalam terbangunnya kawasan hortikultura skala ekonomi melalui pengembangan Kampung hortikultura di Loteng,” sanjungnya.

Tujuan terbentuknya kampung horikultura ini adalah sebagai pemenuhan kebutuhan produk segar dan olahan dalam negeri pengembangan agrowisata dan agrowisata serta pengembangan UMKM hortikultura.

“Kami berharap kampung ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” harapnya.

Acara Lounching kampung horti dirangkai dengan penyerahan asuransi tani serta penyerahan bantuan alat mesin pertanian oleh Dinas Pertanian Loteng. Dalam kesempatan itu juga, Bupati melepas bibit ikan Nilai di embung Jurang Jaler.

Adapun tujuan adanya Asuransi Usaha Ternak Petani (AUTP) adalah memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen sebagai akibat resiko banjir, kekeringan, dan serangan oraganisme pengganggu tumbuhan dan mengalihkan kerugian akibat resiko banjir, kekeringan dan serangan OPT melalui pihak lain yakni pertanggungan asuransi.

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Loteng HL. Pathul Bahri S.IP, ketua DPRD Loteng M. Tauhid S.IP, Asisten ll Loteng Ir. Tri Widya Susti MA, Kepala Dinas Pertanian Loteng Lalu Iskandar, SP, MM, Wakapolres Loteng, Kompol Ketut Tamiana, Danramil 01-Praya 1620 Kapten Inf. Lukman, anggota DPRD Loteng Dapil II H. Muhdamdrun, kepala Bepeda Loteng, Kadis Pertahanan Pangan, Kadis kelautan dan perikanan, Bank NTB Syariah, Kepala Cabang Jasindo, Camat, serata anggota kelompok tani dan peserta penerima Kartu Asuransi. (SN.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *