Lombok Tengah, suaranusa – Sebagai bentuk untuk mempertahankan salah satu budaya benda yang ada di wilayah kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dilakukan dengan cara digelarnya festival penenun muda Mandalika.
Festival yang digelar di bencingah alun-alun Tastura Lombok Tengah tersebut di hadiri oleh OPD, pada, Sabtu ( 27/11/2021)
Pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya mengatakan bahwa kegiatan yang digelar saat ini dalam rangka mempertahankan salah satu budaya benda yang ada di wilayah kabupaten Lombok Tengah.
“Apa yang kita sedang ikhtiarkan pada hari ini adalah bentuk mempertahankan keterampilan,” ucapnya.
Karena itu, Ia sangat mengapresiasi atas ikhtiar-ikhtiar yang sudah dilakukan oleh forkopimda Lombok Tengah dalam pengembangan UMKM dan menyambut baik kegiatan festival tersebut.
“Kegiatan ini jangan berhenti sampai di sini dan harus di kembangkan untuk menunjang kegiatan-kegiatan ke depan, terlebih kemarin kita sudah selesai menyelenggarakan WSBK dengan baik. Kami dari pemerintah siap mendukung setiap kegiatan yang si lakukan oleh para pengusaha UMKM,” ucapnya.
“Kemarin Gubernur menyampaikan bahwa untuk tahun 2022 mendatang akan di gelar Moto GP yang mana 68 kali lebih besar dari WSBK,” terangnya.
Diakhir acara, Sekda Loteng Lalu Firman Wijaya beserta tamu undangan melakukan peninjauan bahan-bahan pewarna yang di gunakan untuk mewarnai kain tenun sekaligus menerima penjelasan tentang bahan-bahan yang digunakan.(SN.03)












