Mataram, suaranusa – Investor baru di Nusa Tenggara Barat (NTB) selama tahun 2021 naik signifikan. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, per Januari – Nopember 2021 investor saham baru di NTB bertambah 14.039 (naik 126 %) dari posisi 11.132 Desember 2020 menjadi 25.171 di bulan November 2021.
Tidak hanya investor saham, investor pasar modal yang merupakan kombinasi investor saham, reksadana, dan lain lain per Januari – Nopember 2021 juga bertambah sebanyak 31. 658 (naik 117 %) dari posisi 26.949 Desember 2020 menjadi 58.607.
Secara nasional jumlah SID saham & SID Pasar Modal di Provinsi NTB di peringkat 21 dari seluruh Provinsi di Indonesia. Di Bulan Nopember 2021 terjadi transaksi di pasar modal untuk provinsi NTB sebanyak 404.000.000.000.
Secara Demografi, jumlah investor saham laki-laki sebanyak 16.130 orang sedangkan perempuan sebanyak 8.907 orang
Sementara itu selama pandemi, kantor
perwakilan BEI NTB melakukan penyesuaian terhadap program-program edukasi dan sosialisasi dari sebelumnya offline menjadi full Online, seiring dengan pemberlakuan full Work From Home (WFH) karyawan IDX NTB.
“Program edukasi online selama pandemi memang memiliki kekurangan dan kelebihannya tersendiri, kekurangannya yaitu sebagian masyarakat di NTB masih ada terkendala koneksi internet hingga merasa lebih nyaman berinteraksi secara tatap muka, sedangkan kelebihannya jangkauan edukasi menjadi lebih luas hingga mencapai masyarakat yang berasal dari daerah yang selama ini sulit/belum terjangkau edukasi dari IDX NTB”, ucap Kepala BEI NTB Gusti Bagus Ngurah Putra Sandiana.
Edukasi yang terencana dengan baik dengan dukungan dari seluruh perusahaan sekuritas / asset management di NTB antara lain : phintraco sekuritas, phillip sekuritas, mnc sekuritas, sinarmas asset management hingga perusahaan sekuritas baru di tahun 2021 ini yaitu BRI danareksa sekuritas, sucor sekuritas mataram dan sucor sekuritas Lombok Timur
Menurutnya bahwa selain bertambahnya perusahaan sekuritas di NTB, untuk meningkatkan distribution channel saat ini juga BEI NTB telah memiliki kerjasama dengan Galeri Investasi (GI) BEI di Universitas Mataram, STIE AMM Mataram, UIN Mataram, Universitas Mahasaraswati Mataram, Universitas Teknologi Sumbawa, Universitas Islam Al-Azhar, Universitas Samawa, Universitas Muhammadiyah Mataram, Universitas Bumi Gora, STIE Bima. Saat ini BEI juga telah menjajaki perluasan kerjasama dengan mendirian Galeri Investasi Edukasi (GIE) di SMA N 1 Selong, SMAN 3 Selong, SMAN 1 Gerung, SMAN 1 Mataram, SMAN 2 Mataram, SMKN 1 Mataram. Kerjasama dengan Asosiasi Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS) NTB juga dilakukan dalam mendirikan Galeri Investasi Digital (GID).
,”Selain Galeri aktivitas Komunitas Saham di NTB juga berkontribusi terhadap berkembang pesatnya pasar modal di NTB lewat komunitas Sasambo Investor Community, Investor Saham Pemula dan Komunitas Lumbung Saham. Terbaru BEI turut mendukung pembukaan kantor Sucor Sekuritas yang bekerjasama dengan Halocibo (My Style), ” ujarnya.
Tidak itu saja, BEI NTB juga aktif melakukan sosialisasi pentingnya Go Public kepada perusahaan – perusahaan yang ada di NTB, hal ini penting untuk memberikan wawasan mengenai pentingnya perusahaan bertumbuh lewat Pasar Modal Indonesia.
“BEI NTB juga aktif dalam memberikan edukasi terkait pendanaan di pasar modal dan Securities Crowd Funding (SCF) kepada UKM – UKM yang ada di NTB, ” pugkasnya.(SN.02)






