Mataram, suaranusa – Merespon peristiwa yang terjadi di pesantren AS-Sunnah, Bagek Nyaka, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, pada Minggu (2/12/2021) dinihari kemaren.
Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) NTB, Dian Sandi Utama, meminta kepada kader PSI dan segenap masyarakat untuk mempercayakan sepenuhnya persoalan ini kepada Aparat Penegak Hukum (APH).
“Dalam kehidupan dengan realitas berbagai perbedaan yang ada, kita seharusnya hadir di tengah masyarakat untuk menjaga dan merawat kerukunan antar semua kelompok anak bangsa,” ucapnya.
Menurutnya bahwa perbedaan serta pro kontra tentang ziarah makam misalnya, memang merupakan perbedaan yang sudah berlangsung lama dalam masyarakat. Jangan mencoba meniadakan perbedaan, tetapi seharusnya menumbuhkan saling menghormati perbedaan yang ada sebagai hak tiap-tiap orang lantaran menyangkut soal keyakinan dan tradisi.
“Agar kehidupan tetap adab dan rukun di tengah berbagai perbedaan dan kami sudah komitment menjaga kerukunan semua kelompok anak bangsa”, terangnya.(SN.02)






