Lombok Timur, suaranusa – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bersama anggota Komisi VIII DPR RI, H. Rachmat Hidayat, SH lakukan sosialisasi bertajuk “ Strategi Pengelolaan Keuangan Haji dan Sosialisasi BPIH 1443 H ” di Kabupaten Lombok Timur. NTB.
Sekda Lombok Timur (Lotim), Drs. H.M. Juaini Taufik, MAP, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada H. Rachmat Hidayat yang telah memilih Lombok Timur dalam rangka melakukan sosialiasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Sekda berharap, dengan sosialisasi ini terjalin kerjasama terhadap informasi pengelolaan keuangan haji dapat terakomodir dengan hadirnya Camat dan kepala desa. Sehingga kedepan semua informasi dapat terkirim secara sistematis ke masyarakat.
,”Lotim dengan penduduk 1,3 juta jiwa antrian untuk melaksanakan cukup panjang. Maka dari itu, hadirnya para pemangku kebijakan ke lapisan paling bawah diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat”ungkapnya
Sementara itu anggota DPR RI Komisi VIII dari Fraksi PDIP Dapil II NTB, H. Rachmat Hidayat, SH. menyampaikan bahwa, umroh yang sudah beroperasi kembali menjadi sebuah sinyal baik atas terselenggaranya ibadah haji di tahun 2022, dimana calon jemaah haji di seluruh dunia tertunda keberangkatannya selama 2 tahun akibat wabah covid-19.
Dimana Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pun secara resmi belum ditetapkan. DPR dan Pemerintah sedang mengkaji hal-hal terkait protokol kesehatan, transportasi, dan imigrasi dengan banyak pihak, termasuk dengan Arab Saudi yang telah memutuskan untuk meniadakan karantina dan PCR sebagai syarat umroh. Hal ini menjadi peluang penghematan biaya yang diperlukan.
,”Namun demikian belum ada pernyataan resmi terkait jumlah kuota setiap negara untuk pelaksanaan ibadah haji” tuturnya.
Lebih jauh Rachmat Hidayat menjelaskan, tata kelola keuangan Haji sangat perlu dilakukan, pasalnya isu yang berkembang di masyarakat dana haji digunakan Pemerintahan untuk membangun infrastruktur yang lain, disamping dana haji untuk mensubsidi para jemaah, keuangan haji juga bermanfaat untuk kepentingan sosial.
,”Sosialisasi hari ini guna meminimalisir isu yang berkembang dimasyarakat tentang pengalihan dana haji,”jelasnya
Lebih jauh Rahmat menjelaskan, keuangan haji tak hanya diperuntukkan untuk kegiatan sosial maupun subsidi haji, dana haji juga banyak diperuntukkan kedepan lembaga pendidikan berbasis keagamaan,”keuangan haji juga merambah ke lembaga pendidikan berbasis keagamaan,” tandasnya
Sosialisasi yang digelar pada Selasa (22/3/2022) tersebur
dihadiri para tuan guru, pengurus KBIH, seluruh Camat dan kepala desa, Badan Pelaksana BPKH Rahmat Hidayat, Kepala Depag Lotim, Sirojudin serta Sekda Lombok Timur, HM Juaini Taufik ini bertujuan untuk memberikan literasi bagi masyarakat terkait pengelolaan keuangan haji.(SN.02)






