Mataram, suaranusa – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) Yualita Widyadhari, SH. MKn mengingatkan bahwa dibutuhkan kerja keras semua pengurus mulai dari pusat hingga daerah untuk bagaimana mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) para Anggota Luar Biasa (ALB) sebelum terjun ketengah masyarakat.
,”Kemaren ada pengangkatan sebanyak dua ribu, dan ini masih ada ujian kode etik lagi dan untuk nanti ada proses pengangkatan dan ada 40 lebih prodi kenotariatan yang semuanya punya SOP yang sama. Artinya, dibutuhkan kerja keras dari pengurus pusat ,pengurus wilayah, pengurus daerah untuk bagaimana nanti mrmbantu memperiapkan adik adik ALB,” ucapnya dalam seminar nasional dengan tema implementasi kewenangan Notaris dalam perspektif hukum positif indonesia serta kaitannya dengan pertanggungjawaban dan perlindungan hukum bagi Notaris, ” Sabtu (12/3/2022) pagi.
Menurutnya bahwa hal tersebut perlu dilakukan agar ALB sehingga pada waktu nanti terjun kemasyarakat sudah bisa memehuni persyaratan yang diperlukan sebagai notaris.
,”Jadi adik adik ALB, di Pengda ada namanya seleksi ALB dan di Pengwil ada magang bersama selama dua tahun, itu betul betul dipersiapkan prakteknya, bagaimana praktek sebagai notaris, setelah itu di Pengurus Pusat itu ada ujian kode etik, karena sebagai notaris kita harus betul bentul harus menjaga etika karena notaris ada kode etik, baru setelah itu baru PPKJN dari Kemenkumhan,” paparnya
Lanjutnya, nantinya sehingga diharapkan INI dapat semakin maju dan betul betul memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal. Karena kepercayaan masyarakat tergantung pada kinerja kita semua.
Karena itu Ia mengingatkan kepada INI untuk menjalankan pekerjaan sesuai dengan UU Jabatan Notaris dan kode etik sehingga bisa kerja dengan nyaman tanpa ada masalah hukum yang dihadapi.
Selain itu Ketum INI juga mengingatkan pula kepada Anggota Luar Biasa (ALB) agar memperhatikan materi di dalam seminar agar dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan jangan hanya kejra point namun ilmu diperdalam karena dinamika diluar sangat berat.
Pada kesempatan tersebut Ketum juga menyampaikan apresiasi kepada Pengwil NTB INI l sebagai tuan rumah yang sukses menyelenggarakan seminar nasional.
Semenatara Ketua Pengwil NTB INI. DR Hamzan Wahuyudi, mengatakan bahwa dengan digelarkannya seminar sesuai dengan tema yang diangkat tentu ujungnya pengayoman dan perlindungan bagi notaris dan itu yang terus akan kita gaungkan.
,”Secara garis besar diharapkan seluruh untuk terus melakukan penguatan keilmuan dan bisa bersinergi dengan integritas notaris dalam memberikan prlayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Ditambahkan bahwa disisi lain keberadaan dua jabatan yaitu PPAT dan Notaris di NTB juga ikut menggerakkan ekonomi ditengah masyarakat
, “Di NTB ada 257 Notaris/PPAT yang menjalankan jabatan dan memberikan jasa pada masyarakat dan menggerakkan ekonomi di NTB,” ungkapnya.
,”Dari aktivitas dalam jabatan PPAT dan Notaris , PPAT lewat pembayaran BPHTB sedangkan notaris dalam kegiatan jasa melakukan pembayaran lewat PNBP,” paparnya
Karena itu ungkapnya,tentu dengan kekuatan yang kita miliki, kebersamaan solditas menopang organisasi besar INI dan IPPAT ini bisa menjad atmosfir untuk membangun negara.
Disampaikan pula pula oleh Alumni Fakultas Hukum Unram ini bahwa NTB bisa melaksanakan acara seperti ini dan sudah siapa menyelenggarakan acara nasional sebab. kita daerah yang sangat potensial dan sebentar lagi MotoGP dan ini tentunya dapat menggerakkan perekonomian.
Sementara itu, Wakil gubernur NTB, Dr Sitti Rohmi Djalilah dalam sambutannya saat membuka acara seminar menyampaikan terinah kasih atas dipilihnya NTB sebagai tempat pelaksanaan seminar karena mengingat dua tahun dilanda pandemi banyak acara yang tertunda.
Menurutnya bahwa pemerintah merasakan betapa pentingnya peran dari pada notaris di NTB.
” Sehingga seminar pada hpagi hari ni menjadi salah satu ikhtiar untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi dan juga sekaligus melindungi notaris juga menjadi suatu hal yang sangat strategis,” ucapnya.
Rohmi juga berharap kedepannya INI makin besar kontribusi di Inonesia.
Acara pembukaan seminar yang menghadirkan sejumlah narasumber yaitu, Ketua Mahkamah Konstitusi RI Periode Tahun 2003 – 2008, Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H., M.H, Majelis Kehormatan Notaris Pusat, Dr. Pieter Latumenten, S.H., M.H. Sekretaris Umum PP INI ,Tri Firdaus Akbarsyah, S.H., M.H. Dewan Kehormatan Pusat, Firdonal, S.H dihadiri pula oleh jajaran pengurus pusat INI diantaranya mulai dari Ketum, Sekeretaris hingga Ketua Bidang.(SN.02)












