Lombok Tengah, suaranusa – Da’i dan ulama kondang Ustad Abdul Shomad (UAS) hadir ditengah pengajian di Ponpes Inen Lemo, Desa Beleka, Lombok Tengah, NTB pada Sabtu siang, (30/7/2022).
Kehadiran Da’i kondang tersebut dalam rangka Ngaji Bareng UAS yang digelar dalam rangka menyambut tahun baru islam 1 Muharram 1444 Hijriyah/2022 M.
Kegiatan pengajian diinisiasi oleh Pembina Yayasan Pondok Pesantren NU Inen Lemo yang juga anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi NTB, TGH Ibnu Halil.
TGH Ibnu berinisiatif mengundang UAS menyampaikan Tausiyah untuk menyambung tali silaturahmi dan mengobati rasa rindu masyarakat Lombok, umumnya masyarakat NTB kepada UAS.
Kedatangan ulama kelahiran Sumatera Utara itu disambut selawat ribuan jemaah yang telah menunggu.
Dalam tausyiahnya, UAS menyampaikan sejumlah hal pokok seperti bahaya narkoba, pentingnya merawat persaudaraan, hingga sejumlah persoalan keagamaan kontemporer.
UAS mengaku senang bisa berada di tengah-tengah masyarakat Desa Beleka khususnya dan Lombok umumnya.
,”Saya merasa berada di sini. Satu-satunya tempat Abdul Shomad ngaji diapit dengan sawah ya di Beleka,” kata ulama yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Al – Azhar Mesir itu.
Terpisah, Pembina Yayasan Pondok Pesantren NU Inen Lemo Desa Beleka Lombok Tengah TGH Ibnu Halil berharap UAS Istiqomah dalam berdakwah.
Anggota DPD RI dapil Pulau Lombok itu mengaku tantangan dan hambatan yang diterima UAS dalam berdakwah tidaklah sedikit.
Oleh sebab itu, ia berpesan kepada UAS agar tetap teguh berada di jalan dakwah.
,”Beliau (UAS) supaya tetap istiqomah dalam berdakwah, jangan lemah, terus semangat karena kita melihat tantangan beliau banyak, halangan dan fitnah. Kita berharap beliau istiqomah dalam berdakwah, sabar menghadapi ujian dan tuduhan yang tidak beralasan,” katanya.
TGH Ibnu Halil juga menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya acara “Ngaji Bareng UAS” di ponpes yang ia bina tersebut.
Acara tersebut menurutnya sedikit tidak akan mengobati kerinduan masyarakat Lombok kepada ulama kondang itu.
,”Alhamdulillah saya sangat berterima kasih dan merasa terharu karena rasa rindu masyarakat Lombok terobati,” tukasnya.(SN.02)






