Bima, suaranusa – Proyek pompa hydrant bantuan Kodam IX Udayana di kabupaten Bima, tepatnya di Desa Monggo Kecamatan Madapangga diresmikan langsung oleh Pangdam IX Udayana Mayjen Sonny Afriyanto S.E., M.M.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Sonny Apriyanyo S.E., M.M, menjelaskan, bahwa keberadaan pompa hydrant merupakan salah satu wujud kepedulian Angkatan Darat terhadap masyarakat.
,”Bantuan pompa hydrant ini diperoleh dari perhatian para pengusaha dari Jakarta dan Surabaya yang kami ketuk hatinya untuk melihat kebutuhan masyarakat yang tengah mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan air, “ucapnya, Rabu (24/8/2022)
Menurutnya,keberadaan pompa ini diharapkan akan menjadi harapan baru masyarakat untuk meningkatkan hasil produksi pertanian sehingga tujuan bangsa guna meningkatkan hasil pertanian menjadi lumbung pangan menjadi kenyataan.
Bantuan pompa ini, adalah yang terbesar diantara 11 pompa hydrant yang tersebar dibeberapa wilayah Kodam IX/Udayana yang sudah direalisasikan.
,”Saya sangat bangga dan menyampaikan ucapan terimakasih tiada terhingga kepada Babinsa, Danramil serta jajaran anggota yang telah membantu masyarakat dan mengabdi pada Negara untuk kepentingan masyarakat.,”ungkapnya.
Karena itu Pangdam berharap dengan adanya sarana untuk mendukung kebutuhan air bagi pertanian dapat menjadi jembatan menuju swasembada nasional.
Setelah meresmikan pompa air tersebut, Pangdam menyempatkan diri untuk menemui para prajurit anggota Batalyon 742/SWY yang ditermpatkan markas Kota Bima.
Dalam kesempatan itu, Pangdam menyampaikan paparan yang cukup panjang dihadapan para prajurit anggota Batalyon Infanteri Yonif 742/SWY.
Pangdam berharap kepada seluruh prajurit disamping menjalankan tugas kewajiban kepada negara, maka harus pula memikirkan masa depan keluarga dengan menyiapkan tempat tinggal yang layak milik pribadi diluar rumah dinas.
Penekanan ini dikatakan semata-mata agar anggota yang dipimpinnya tidak terlantar lantaran tidak memiliki rumah sendiri setelah masa pensiun.
,”Rasanya saya bersalah jika anggota yang sudah saya pimpin kemudian terlantar dihari tua, karena itu saya berharap agar sedini mungkin para anggota agar mencari solusi dan memiliki target walaupun dengan mengambil melalui KPR., “ubgkapnya.
Selain itu, Sonny Apriyanto juga menyampaikan sosialisasi program aplikasi E Praja Raksa kepada para Babinsa dan komponen lain dimana aplikasi yang sudah dilaunching Kodam ini nantinya mempermudah anggota dalam menyampaikan laporan.
Aplikasi Epraja Raksa ini tidak mendeteksi lokasi keberadaan anggota, namun mempermudah anggota dalam menyampaikan laporan secara berantai sesuai tahapan kegiatan dan tugas yang dijalankan ditempat kerja.
, “Saya bangga dengan kalian, laksanakan tugas sebaik mungkin dan jangan melakukan pelanggaran dalam bentuk apapun dan sekecil apapun demi menjaga nama baik Institusi” pesan Pangdam Udayana yang baru tujuh bulan bertugas mengakhiri pemaparannya.
Sementara itu, Bupati Bima Hj. Dinda Damayanti , menyampaikan ucapan terima kasih kepada pangdam atas kehadirannya di Bima yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat desa Monggo dan Ncangi
,”Keberadaan pompa hidran ini menjadi harapan baru bagi masyarakat kami, ini adalah anugerah yang dititipkan Allah melalui Pangdam yang akan bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan produksi pertanian jagung bagi masyarakat kami,”ucapnya.
Ditambahkan oleh Danramil 02 Bolo, Kapten. Inf. Gontang menjelaskan bahwa pompa hydrant digunakan untuk lahan pertanian Desa Monggo dan ditargetkan akan mampu mengairi lahan pertanian seluas 200 hektar dan dimanfaatkan bagi 35 kelompok tani, termasuk desa Ncandi seluas 250 hektar dengan 19 kelompok tani.(SN.02)
.






