Mataram,suaranusa – Perkembangan nilai ekspor dan impor di provinsi NTB pada bulan Juli 2022 dengan
nilai ekspor sebesar US$ 365,62 Juta, mengalami kenaikan sebesar 13,04 persen dibandingkan bulan Juni 2022.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, Drs. Wahyudin M.M, mengatakan bahwa jika dibandingkan bulan Juli tahun 2021 mengalami kenaikan 190,68 persen.
,”Nilai ekspor bulan Juni 2022 yang terbesar ditujukan ke India sebesar 23,35 persen, disusul Jepang sebesar 22,40 persen kemudian Cina yaitu sebesar 21,65 persen,”ucapnya Kamis (1/9/2022).
Menurutnya adapun kelompok komoditas ekspor NTB yang terbesar pada bulan Juli 2022 adalah barang galian/tambang non migas sebesar US$ 361.516.166 (98,88 persen), ikan dan udang sebesar US$ 2.182.548 (0,60 persen), perhiasan / permata sebesar US$ 813.452 (0,22 persen), daging dan ikan olahan sebesar US$ 430.158 (0,12 persen), serta kopi, teh, rempah-rempah sebesar US$ 245.078 (0,07 persen).
, “Nilai impor pada bulan Juli 2022 sebesar US$ 12,72 Juta. Ini berarti impor mengalami penurunan sebesar 9,28 persen dibandingkan dengan impor bulan Juni 2022 sebesar US$ 14,02 Juta, “ungkapnya
Dimana impor bulan Juli 2022 berasal dari Jepang (47,08 persen), Amerika Serikat (26,41 persen), Filipina (15,81) Singapura (10,11 persen), dan Australia (0,59 persen).
Adapun kelompok komoditas impor dengan nilai terbesar pada bulan Juli 2022 adalah karet dan barang dari karet (47,11 persen), mesin-mesin / pesawat mekanik (19,97 persen), bahan peledak (15,31 persen), kendaraan dan bagiannya (12,56 persen), serta mesin / peralatan listrik (3,27 persen).(SN.02)






