Setelah Pristiwa Kebakaran, SMP 1 Praya Barat Akan Dapat Dana Perbaikan

Lombok Tengah, suaranusa – Peristiwa kebakaran gedung sekolah SMP 1 Praya Barat yang diperkirakan menelan kerugian sekitar 300 juta itu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam hal ini melalui Dinas Pendidikan.

Diketahui bahwa gedung yang terkena kebakaran tersebut diantaranya ruang perpustakaan, dua ruang kelas, dan ruang osis. Sementara penyebabnya diperkirakan oleh korsleting listrik di ruangan musik dalam perpustakaan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah, HL. Idham Khalid mengungkapkan setelah berkoordinasi dengan Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda yang kemudian mengutus tim dari PUPR Lombok Tengah untuk mengecek kelayakan perbaikan.

“Tapi Kami lapor ke BPKAD dan disiapkan 100jt dulu untuk pekerjaan atapnya. Kita akan ganti itu semua mudah-mudahan cukup dengan anggaran segitu untuk atapnya, dan yang lain mungkin dianggaran murni baru bisa ditindak lanjuti.” Ungkap Kadisdik itu saat ditemui awak media diruang kerjanya, kamis (15/09/2022).

Lebih lanjut, Idham menjelaskan kondisi sekolah yang dibawah naungan Disdik Lombok Tengah rata-rata Sekolah Dasa (SD) yang sarananya sangat memprihatinkan, sehingga Ia mengaku memohon bantuan dari berbagai pihak.

“Misalnya dari Pokir Dewan, sehingga saya selalu kampanye setiap ada Bapak/ibu kepala sekolah sedang kumpul untuk bisa mendekati Ibu dan Bapak Anggota Dewan karena disitu banyak Pokirnya.”kata Kadisdik.

“Alhamdulillah SMP 3 jonggat misalnya itu dibantu oleh temen-temen DPR, kemudian SMP 5 Batukliang, dan beberapa SMP lainnya.”tambahnya.

Diakui Idham memang Dana Alokasi Khusus (DAK) sedang berjalan namun menurutnya untuk SD ditahun 2022 ini tidak ada untuk rehab dan jumlahnya terbatas.

“Yang ada adalah pembangunan perpustakaan, pembangunan toilet, pembangunan ruang kelas, dan lain-lain dengan jumlah yang terbatas, sedangkan jumlah sekolah kita 641 SD negeri-swasta, dan 213 SMP negeri-swasta, belum lembaga TK dan paud, jadi kita terbanyak dalam lembaga pendidikan.” Jelasnya.

Untuk itu Idham juga berharap agar Dana-dana CSR dari Bank-bank dan BUMN yang ada di Lombok Tengah bisa disalurkan ke dunia pendidikan.

“Alhamdulillah seperti Bank NTB syariah yang turun di SD Beleke, kami juga berharap Bank-bank lain da BUMN lainnya bisa menggunakan dana CSR nya untuk dipergunakan dalam dunia pendidikan.” Kata Idham penuh harap.(SN.03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *