Lombok Barat, suaranusa – Alumni dan mahasiswa Hukum Fakultas Hukum Universitas Mataram yang tergabung dalam Forum Kreativitas dan Keilmuan Mahasiswa Justitia ( FORJUST) gelar gathering dalam rangka Bedait Malik di kawasan wisata hutan Sesaot Aik Nyet Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat (Lobar), NTB, berguncang, Sabtu (1/9/2022) malam.
,“Hari ini, kita semua kumpul selain nonton artis Gita KDI, Saya senang kerena kita semua bisa kumpul kembali sejak puluhan tahun kita berpisah bersama senior, abang-abang kita, para Pendiri Forjust, Anggota dan alumni Forjust yang selama ini kalian tidak pernah bertemu akhirnya bisa ketemu, yang selama ini teman-tema semuanya hanya mendengarkan cerita akhirnya bisa bertatap muka secara langsung, yang selama ini hanya diskusi lewat group whatsApp organisasi keluarga Forjust kita bisa saling lempar saran dan pikiran secara langsung dan lain sebagainya,”ucap Dewan Pendiri Forjust , Rino Rinaldi, SH.
Menurut anggota DPRD Kota Mataram ini menyampaikan, bahwa konser dengan menghadirkan artis Gita KDI ini adalah rangkaian kegiatan selama dua hari gathering kita. Sebelumnya, banyak kegiatan lain seperti diskusi antara anggota aktif hingga pengurus.
Selain itu pada tahun ini juga adalah lomba karya ilmiah nasional yang di ikuti oleh Universitas ternama seperti UII jakarta , UNIBRAW Malanga, UII Jogja dan banyak lagi. Dan hari kemarin selama 3 hari adalah Gathering ALUMNI FORJUST yang dirangkai PENDIDIKAN DASAR FORJUST di Aiq nyet.
,”Terimakasih Founders dan alumni Forjust yang telah datang dari seluruh penjuru Indonesia hanya untuk bertemu dan mengenang kisah kisah klasik kita di masa lalu, dan tentunya selamat kepada anggota baru yang saat ini sedang merenda kisah kisah klasik yg akan kalian rindukan di masa depan,”ungkapnya.
Sementara itu, salah satu founder,
Curcil, menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepanitiaan dan alumni atas kerjasama dan koordinasi yang baik.
,”Alhamdulillah apa yang kita konsep kan bisa terlaksana dengan baik,”ucap Pria yang saat ini berprofesi sebagai pengacara.
Sementara itu, salah seorang pendiri Irphan Cholid, menyampaikan, hal yang sama.
“Imajinasi yang kita yakini akan meninggalkan legacy yang baik untuk organisasi yang telah membesarkan kita sejak kita samaan jadi mahasiswa baru di kampus justitia (hukum) Unram. Terima kasih banyak mabestie, selamat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta”, katanya singkat.
Ditambahkan oleh seorang alumni lainnya, Dino Prasetyo, merasa bangga dan kagum dengan kegiatan ini yang luar biasa penuh kekeluargaan dan persaudaraan.
,”Sejak Forjust berdiri ini kali pertama kita semua berkumpul, Semoga kita semua tetap melakukan yang terbaik buat organisasi kita ini, ini adalah aset kita semua Sebagai wadah meningkatkan sumber daya intelektual, potensi keilmuan dan kreativitas adik-adik semua terutama yang masih aktif,”kata, pria yang pernah bekerja di salah satu stasiun televisi ternama di Jakarta.
Ia juga berpesan kepada anggota Forjust, jangan pernah merasa puas, teruslah belajar, rawatlah silaturrahmi diantara sesama anggota dan senior kalian.
“Jalan silaturrahmi adalah perpanjang umur dan mempermudah saat menghadapi kesulitan-kesulitan, apa gunanya kita berorganisasi kalo kita tidak bisa saling bantu, kita harus bahu membahu saling menopang satu Ama lain, bukannya jelas dalam janji Forjust bahwa kita semua adalah saudara, itulah salah satunya poin saat kita ikut berorganisasi,”pesannya.
Hal senada juga disampaikan oleh Pembina Forjust Ahmad Zuhairi mengungkapkan, selamat untuk Forjust yang sudah menyelenggarakan Dikdas 23 dan selamat untuk para senior dan alumni yang sudah menyelenggarakan gathering alumni 1 Bedait Malik.
,”Semoga ke depan kita bisa tetap menjalin keakraban dan persaudaraan sesama Forjust,”katanya.
“Atas nama pembina, sekali lagi terimakasih kepada pengurus, anggota dan wabil khusus kepada semua alumni Forjust. Salam hangat dari saya,” terangnya.(SN.02)












