Mataram, suaranusa – Rekontruksi kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM),
Program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram (FKIP Unram) gelar workshop.
Workshop yang digelar pada Rabu, (12/10/2022 ) tersebut di buka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr Gunawan.M.Pd, yang mewakili Dekan FKIP Unram
Menurutnya Dr. Gunawan, bahwa workshop yang dilaksanakan tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan yang telah terlaksana sebelumnya.
,“Kegiatan hari ini adalah lanjutan dari beberapa kegiatan yang sudah dilakukan beberapa sesi secara intens oleh beberapa dosen-dosen kami. Dipandu oleh senior-senior kami dan juga pakar kurikulum,” ucapnya.
Dr. Gunawan, juga menyampaikan beberapa hal terkait kewajiban setiap program studi dalam melakukan rekontruksi kurikulum khususunya terkait dengan penerapan MBKM di Unram.
,“Jadi kami menitipkan beberapa hal, untuk dipikirkan bersama-sama. Di beberapa perguruan tinggi yang tempat kami melakukan monev penerima hibah MBKM itu, mata kuliah yang bersifat umum tidak dipasang di semester awal. Sehingga nanti mahasiswa mahasiswa kami yang dari PG-PAUD bisa magang di sekolah mitra dan tidak terlalu repot dalam mencari mata kuliah yang akan dikonversi nantinya,”terangnya.
Dikatakan terkait dengan kebijakan MBKM yang baru, mahasiswa diberi kewenangan untuk tidak mengikuti Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), hal tersebut digantikan dengan magang yang dilakukan mahasiswa selama 1 semester.
, “Tidak kuliah di kampus, kuliahnya di tempat magang. Setidaknya 20 SKS mata kuliah,” ucapnya
Kegiatan ini dilakukan oleh program studi PG-PAUD Unram untuk memastikan agar kurikulum yang dirancang dapat membantu percepatan masa studi mahasiswa.
Sementara itu, Ketua Program Studi PG-PAUD FKIP Unram, Baiq Nilawati Astini, M.Pd, menuturkan beberapa tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut.
,”Tujuannya untuk mengevaluasi kurikulum 2019, kemudian menyusun format kurikulum MBKM yang berbasis holistik integratif sesuai dengan kearifan lokal. Merekonstruksi profil lulusan, capaian pembelajaran lulusan, bahan kajian, dan mata kuliah. Setelah itu kita akan menyusun dokumen kurikulum MBKM tahun 2022,” jelasnya.
Dalam workshop Rekonstruksi Kurikulum MBKM ini, dihadiri juga oleh Prof. Rahma Hasibuan dari Asosiasi PG-PAUD, stakeholder terkait, alumni, guru PAUD, BAN-PAUD, Dinas Pendidikan, Ketua Jurusan Ilmu Pendidikan , LPMPP, Ketua Himpaudi Kota Mataram, serta para dosen PAUD.(SN.02)






