Gara Gara CCTV Tidak Jadi Medical Cek Up

Lombok Barat, suaranusa – Seorang pemuda berinisial MB (23) warga Desa Midang, kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Pasalnya pemuda yang mengaku berkerja jual beli motor tersebut karena diduga terlibat kasus pencurian dengan korban
seorang penjaga malam disalah satu komplek perumahan di wilayah Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, pada (4/11/2022) sekitar pukul 04:00 wita.

Penangkapan terhadap pemuda yang sudah dua kali masuk penjara tersebut tidak butuh waktu lama buat polisi, pasalnya aksi pelaku terekam kamera pemantau alias CCTV.

Kapolsek Gunungsari Polresta Mataram AKP Agus Eka Artha Sudjana, pelaku melancarkan aksinya saat korban yang merupakan petugas jaga malam di kompleks tersebut tertidur.

Pelaku mengambil tas milik penjaga tersebut dimana di dalam tas selempang berisikan Hp, dompet dan power bang.atas kejadian tersebut korban langsung membuat laporan.

,”Dari hasil pemeriksaan korban dan hasil olah TKP serta berdasarkan rekaman kamera pengintai yang terpasang di lokasi, petugas akhirnya mengetahui ciri-ciri terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam. Tak butuh waktu lama terduga akhirnya dapat diamankan,”ucapnya Selasa (8/11/2022).

Sementara itu, pelaku MB mengakui aksinya tersebut dilakukan karena terbelit kebutuhan untuk biaya pemeriksaan kesehatan menjadi CPMI ke Malaysia.

, “Butuh biaya untuk medical cek up, mau pergi kerja ke Malaysia, ” ucapnya ketika ditanya rencananya digunakan untuk apa uang hasil kejahatannya tersebut.

Atas perbuatan ini terduga diancam pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(SN.02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *