Lombok Timur , suaranusa – Wakil Direktur Majlis Sapujagat Lombok, Abdul Mukmin RY, memandang kasus narkoba di NTB sudah sangat menghawatirkan. Ironisnya, beberapa pelaku yang terjaring operasi aparat, banyak dari kalangan remaja bawah umur.
,”Kami menyayangkan penanganan kasus peredaran narkoba di NTB, yang masih belum maksimal,” ucap Ahad (13/11/2022).
Mukmin menilai, maraknya kasus ini bukan tidak mungkin menyentuh semua unsur masyarakat, baik masyarakat sipil, ataupun oknum tokoh publik. Sehingga dirinya memandang perlu aparat dalam hal ini pihak BNN mengambil langkah tegas dan terukur untuk dapat menurunkan angka peredaran narkoba di wilayah NTB, dan Indonesia secara umum.
,”sangat menyedihkan, kasus ini banyak melibatkan remaja bawah umur juga, dan bukan tidak mungkin melibatkan oknum tokoh publik juga, BNN harus tegas mengambil sikap,” pintanya.
Beberapa isu yang berkembang belakangan ini, terkait isu dugaan kasus narkoba di salah satu instansi, dipandang mukmin sebagai kondisi yang perlu ditanggapi serius.
Dirinya mewakili Majlis Sapujagat, meminta publik tidak boleh alergi mendengarkan isu yang demikian. Bukan soal benar dan salah, Dia bahkan memandang itu sebagai langkah antisipatif untuk menyelamatkan lembaga negara dari isu yang tidak pantas.
,”saya rasa itu wajar, tinggal dilakukan pemeriksaan mendalam, kan bukan soal benar salahnya, tapi perlu diantisipasi,” katanya.
,”Pejabat publik tidak perlu alergi, tanggapi secara bijak saja, nanti justru dinilai memenangkan ego,” imbuhnya.
Karena Ia meminta juga kepada pihak Polda NTB untuk melakukan penanganan narkoba secara masif, penyisiran harus di lakukan pada semua unsur masyarakat, bahkan lembaga, baik lembaga negara ataupun swasta.
Menurutnya, dorongan ini disampaikan sebagai bentuk perhatian majlis terhadap generasi muda NTB, maupun lembaga negara, demi martabat bangsa.(SN.02)






