Lombok Tengah, suaranusa – Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri, menyebutkan bahwa sejumlah sekolah diwilayahnya mengalami kerusakan parah akibat gempa.
Hal tersebut disampaikan oleh Bupati bersama dengan Ketua DPRD Lombok Tengah, M. Tauhid, S.IP., dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Idham Halid, M.Pd., dalam pertemuan strategis dengan Direktur SD Kemendikbud Ristek Republik Indonesia di Jakarta, Senin, (28 /8/ 2023).
Dimana dalam kesempatan tersebut dipaparkan bahwa ada sekolah Inpres, yang telah berdiri sejak tahun 1970 namun belum pernah mengalami perbaikan signifikan.
,”Harapan besar agar sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana dan juga sekolah-sekolah lain yang memerlukan renovasi mendapatkan dana rehabilitasi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau sumber pendanaan lain yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),”ungkapnya.
Menurutnya bahwa pada tahun ini, pemerintah daerah telah mengajukan proposal pemulihan sebanyak 70 sekolah yang masih terdampak gempa, dengan harapan mendapatkan alokasi anggaran untuk proses perbaikan.
Dihadapan pejabat Kemendikbud Ristek, bupati juga menyampaikan bahwa Kabupaten Lombok Tengah secara geografis berada pada posisi rawan bencana nasional. Analisis resiko bencana nasional mengungkapkan bahwa dari 12 jenis bencana yang teridentifikasi, sebanyak 10 di antaranya memiliki potensi untuk terjadi di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.
Sementara itu ditambahkan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Tengah, Drs. H. Lalu Idham Halid, M.Pd., bahwa urgensi pentingnya melakukan kajian teknis terhadap struktur bangunan sekolah. Penyesuaian dengan kondisi alam Lombok Tengah, yang terletak di daerah rawan gempa, menjadi krusial dalam memastikan keselamatan dan ketahanan bangunan sekolah.
,”Kita perlu mempertimbangkan dengan seksama setiap aspek teknis pembangunan, mengingat risiko bencana yang ada di daerah ini,” ungkapnya.
Terkait hal tersebut, Direktur SD Kemendikbud Ristek, Dr. Muhammad Hasbi, S.Sos, M.P., mengapresiasi komitmen yang ditunjukkan oleh Bupati Lombok Tengah dan delegasi.
Karena itu dirinya menjamin koordinasi erat antara pihaknya dan biro perencanaan Kemendikbud Ristek dalam menangani isu-isu yang diangkat oleh Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.
Pada kesempatan tersebut Direktur SD Kemendikbud Ristek menyatakan niat untuk segera menyusun langkah-langkah konkret untuk menangani tantangan ini bersama-sama.(SN.02)






