Pelanggar Dalam Operasi Zebra Rinjani 2023 di Loteng Didominasi Pengendara Tidak Menggunakan Helm SNI

Lombok Tengah, suaranusa – Kasat Lantas Polres Lombok Tengah, IPTU Abdul Rachman, mengatakan bahwa hingga saat ini gelaran operasi Zebra Rinjani 2023 didominasi pelanggaran oleh pengguna kendaraan roda dua yang tidak menggunakan Helm SN.

,”Secara angka sejauh ini sebanyak 50 persen pelanggar didominasi oleh pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan Helm SNI”, ucapnya, Sabtu (16/09/2023)

Menurutnya di samping itu ada juga pelanggar yang tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan, tidak memiliki SIM, melawan jalur, pengendara dibawah umur, knalpot broong, berboncengan lebih dari satu orang serta tidak menggunakan safety belt.

Karena itu terhadap para pelanggar diberikan himbauan akan pentingnya keselamatan dalam berkendara serta mematuhi aturan dalam berlalulintas demi keselamatan, selain itu juga diberikan teguran berupa sanksi tilang.

,”Berdasarkan data yang masuk sampai hari ini jumlah angka pelanggaran mencapai angka diatas 500 pelanggar,” ungkapnya.

Namun kendati demikian, Kasat Lantas tetap optimis bahwa angka pelanggaran dapat ditekan kedepannya.

,”Secara angka, pelanggaran cukup tinggi, namun dengan adanya sanksi tilang yang diberikan terhadap pelanggar output kedepannya pengendara menyadari akan pentingnya mematuhi aturan dalam berkendara demi keselamatan”, harapnya

Untuk pelanggar yang dibawa umur tetap diberlakukan sanksi tilang seperti pengendara yang lain, tanpa membeda bedakannya.

,”Kepada pengendara dibawah umur tetap kita berlakukan sanksi tilang tanpa membedakannya dengan pengendara lain”, jelasnya.(SN.02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *