Mataram, suaranusa – Pemilukada 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kota sebesar Rp 7 milyar.
Kepastian besar dana yang digelontorkan oleh Pemkot tersebut tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2024 yang ditandatangi pada.Jum’at ( 27 /10/2023)
Penandatanganan NPHD langsung dilakukan oleh Walikota Mataram H. Mohan Roliskana dengan Ketua Bawaslu Kota Mataram Muhammad Yusril didampimgi komisioner M.Efendi dan Bambang Suprayogi serta Kepala Sekretariat Bawaslu Kota Mataram Lalu Nurusandi.
Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyampaikan bahwa alokasi dana hibah yang disetujui oleh Pemkot Mataram kepada Bawaslu sebesar Rp 7 milyar sedang KPU sejumlah Rp 18 miliar.
,”Saya berharap dengan dana hibah yang telah kita setujui bersama akan menjadikan proses Pilkada berjalan dengan baik dan lancar,”ucapnya.
Menurutnya bahwa pemberian dana hibah tersebut menunjukan Pemerintah Kota Mataram mempunyai komitmen yang sama untuk mewujudkan pemilihan kepala daerah yang berkualitas
Selain itu, pada kesempatan tersebur Mohan juga menyampaikan bahwa dalam Pilkada nanti akan banyak pemilih pemula yang akan memiliki hak pilih, dimana hal tersebut harus kita rangkul jangan sampai golput karena merekalah yang nantinya akan melanjutkan masa depan dinegeri ini.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Mataram. M Yusril, mengatakan bahwa dalam menghadapi pemilu pihaknya telah menyiapkan diri dengan memperkuat sistem kelembagaan, peningkatan SDM yang berkualitas.
Selain itu juga pihaknya telah melakukan kesiapan penanganan pelanggaran pemilu dan pilkada, serta melibatkan masyarakat sebagai pengawas partisipatif mulai dari pemerintah daerah, organisasi, akademisi, serta media massa.(SN.01)






