Mataram, suaranusa – Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Kota Mataram gelar apel siaga pengawasan pemilihan umum tahun 2024 dengan tema sinergi mengawasi, jaga demokrasi, bertempat di lapangan Sangkareang Kota Mataram, NTB, Selasa (28/11/2023).
Apel siaga pengawasan simergi mengawasi, jaga demokrasi tersebut dipimpin oleh Ketua Bawaslu Kota Mataram tersebut sebagai bentuk kesiap siapan penyelenggara dalam melakukan tugas pengawasan tahapan kampanye.
Apel sendiri dihadiri oleh Kapolresta Mataram, Kasdim 1606/Matatam, Ketua DPRD Kota,KPU Kota, Pemkot, Kadis, para camat, lurah, Kapolsek dan Danramil dengan perserta apel, TNI, Polri, Pol PP, Dishub, Panwascam.PKD.
Ketua Bawaslu Kota Mataram, Muhammad Yusril, mengatakan bahwa 78 hari lagi bangsa Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi.
, “Dimana 14 Februari 2024 nanti kita akan sama sama melakukan pemungutan suara dan merupakan pemilu serentak kedua, dan
di tahun yang sama juga akan ada pilkada serentak, “ucapnya.
Lanjutnya tepat ditanggal 28 November ini peserta pemilu sesuai amanat UU sudah bisa melakukan tahapan kampanye,dimana tahapan kampanye sebagai tahapan krusial, dimana ditahapan kampanye ini, menyampai visi misi program dari peserta pemilu, dan pendidikan politik, dan kampanye juga untuk meningkatkan partisifasi pemilih.
Pada kesempatan tersebut Yusril juga menyampaikan bahwa di Kota Mataram ada 18 peserta pemilu, dengan 653 caleg, dimana kampanye tidak hanya komvensional tapi juga dengan memanfaatkan teknologi.
Karena itu tugas Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, bertugas melakukan pencegahan, pengawasan, penindakan, penahanan sengketa pemilu.
, “Kita di Bawaslu Kota Mataram ada 3 orang anggota dan 24 tenaga kesekretariatan, 18 panwacam dan 48 tenaga kesekretariatan serta 50 pengawas tingkat kelurahan
dan nanti 23 hari sebelum pemilu akan dibentuk 1248 pengawas TPS untuk itu pada kesempatan ini, saya mengajak semua stakeholder untuk ikut proses pencegahan dan pengawasan partisifatif “, ungkapnya.
Selain itu Yusril juga mengingatkan kembali bahwa pemilu memiliki arti besar bagi Kota Mataram, NTB dan Indonesia karena itu
penyelangga pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara tapi juga semua elemen bangsa.
Pada kesempatan tersebut, Yusril juga memberikan semangat kepada para jajarannya untuk selalu siap untuk melaksanakan tugas sebagai pengawas dan juga tetap menjaga netralitas.
Apel siaga pengawasan di akhir dengan dengan penandatangan deklarasi dan launcing pemilu damai oleh para Forkopinda dan partai poltik.(SN.01)






