Lombok Tengah, suaranusa – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Sadar Demokrasi (ASD) gedor Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah,NTB, Rabu (24/7/2024) pagi.
Aksi demonstrasi dipicu adanya dugaan pemalsuan ijazah oleh oknum calon anggota DPRD Kabupaten Lombok Tengah sebagai syarat pencalonan pada Pemilu 2024.
Lalu Hamdan Johur, salah satu massa aksi saat menyampaikan orasinya, bahwa kedatangan mereka atas dasar kekecewaan terhadap salah satu oknum calon DPRD Kabupaten Lombok Tengah pada pemilu 2024, yang diduga menggunakan ijazah palsu.
,”Rekomendasi yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah ditemukan adanya kejanggalan-kejanggalan oleh Aliansi Sadar Demokrasi (ASD),” ucapnya dengan berapi api.
Tidak hanya itu, Lalu Hamdan Jihur meminta penjelasan terkait dengan rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Lombok Tengah dan meminta pertanggung jawaban dari Kepala Dinas.
,”Diketahui bahwa oknum caleg tersebut tidak terdaftar pada ujian paket C di tahun 2007,” ungkapnya
Setelah berorasi, massa aksi di terima oleh Sekertaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lombok Tengah Lalu Muhammad Hilim.
Dihadapan massa aksi, Lalu Muhammad Hilim mengaku terkejut atas kedatangan masa aksi dengan dalih tidak ada tembusan secara tertulis.
Selain itu Ia juga berdalih belum mengetahui dan belum paham atas tuntutan masa aksi.
Karena itu Ia akan mencatat dan mendokumentasikan apa yang menjadi tuntutan masa aksi dari Aliansi Sadar Demokrasi dan meminta untuk diberikan waktu menjawabnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kejadian Caleg ikut ujian pada tahun 2007, maka dokumen tersebut akan ditelusuri.
,”Kami akan catat tuntutan dan akan kami rapatkan nanti dengan rekan-rekan yang ada di Dinas Pendidikan Lombok Tengah dan jawabannya akan kami tuangkan nanti,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut Sekdis berjanji akan menjawab tuntutan masa aksi paling cepat 4 hari kedepan, namun akan diusahakan secepatnya dan jawabannya akan dibuat secara tertulis dan dikirim ke sekretariat Alianasi Sadar Demokrasi.
Masa aksi pun membubarkan diri dengan tertib dan langsung menuju Polres Lombok Tengah untuk memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada pihak Polres Lombok Tengah.(SN.02)






