BBPOM di Mataram Sarankan Warga Tidak Konsumsi Jajanan Latio Asal China

Mataram, suaranusa – BBPOM di Mataram hingga saat ini belum mendapatkan terkait dengan kejadian akibat keracunan jajanan La Tiao asal China.

Dimana jajanan La Tiao asal China telah ditarik dari pasaran oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Penarikan itu bermula dari kejadian luar biasa keracunan pangan (KLBKP) di sejumlah wilayah.

Kepala BBPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan mengatakan bahwa pihaknya sampai dengan saat ini masih belum mendapat laporan kejadian.

“Namun kami telah mengkoordinasikan ke dinas kesehatan seluruh NTB dan telah menyampaikan penjelasan publik BPOM melalui WAG baik ke sekolah, pasar dan desa, termasuk ke WAG media,” ucapnya pada Senin (4/11/2024).

Menurutnya untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan pihaknya telah mengambil langkah langkah pengawasan.

“Kami telah melakukan pengawasan di 17 sarana distribusi pangan (distributor, grosir, toko dan pasar tradisonal),” ungkapnya.

Alhasilnya dari pengawasan tersebut ada ditemukan sekitar sembilan (9) jenis produk latio dan telah dilakukan sampling untuk pengujian.

“Terhadap produk yang ada kami instruksikan untuk tidak dijual dahulu sampai dengan ada hasli pengujian,” terangnya.

Karena itu Yosef menyarankan kepada masyarakat untuk berhati hati sementara waktu tidak mengkonsumsi produk tersebut hingga ada hasil pengujian.

“Untuk kehati hatian agar sementara tidak membeli dan mengkonsumsi produk ini, sampai nanti keluar hasil pengujian dari BPOM,” paparnya.

Selain itu,Yosef juga menyarankan untuk lebih baik mengkonsumsi produk lokal

“Lebih baik konsumsi produk lokal, selain merupakan bagian dari bentuk kebanggaan dan kecintaan produk dalam negeri, juga turut mendukung ekonomi kerakyatan,” pungkasnya.(SN.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *