Lombok Tengah, suaranusa – Untuk menekan angka anak putus sekolah dan pencegahan pernikanan anak usia dini, DP3AP2KB dan Bapperida Lombok Tengah menggelar kampanye di sekolah-sekolah negeri yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Kampanye dan sosialisasi ini mengangkat tema “Stop Pernikahan Anak”.
Kepala Bidang SDM Bapperida Sri Muliana Widiastuti, S.Sos.MAp menjelaskan beberapa waktu yang lalu pihaknya dengan dinas DP3AP2KB melakukan sosialisasi di 88 SMP Negeri di Lombok Tengah
“Sosialisasi dilakukan untuk merangkul anak-anak dengan memberikan pemahaman tentang beberapa akibat jika terjadi pernikahan anak,” jelasnya pada acara Dialog Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP) dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) bertempat di Aula Kantor Camat Praya Tengah, Kamis (29/1).
Menurut Sri Muliana bahwa peningkatan SDM menjadi perhatian semua pihak terlebih pada usia anak sekolah dasar dan SMP saat ini.
“Di Lombok Tengah angka putus sekolah saat ini hampir mencapai 14 ribuan. Salah satu faktor penyebabnya adalah adanya pernikahan anak yang akibatnya tidak mau melanjutkan ke jenjang berikutnya,” paparnya.
Selain itu ia menjelaskan penyebab putus sekolah tersebut karena faktor ekonomi dan lainnya.
“Inilah yang menjadi perhatian pemerintah dan semua pihak untuk mencegah pernikahan anak usia dini,” jelas Sri Muliana.
Sementara terkait dengan kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak menjadi perhatian DP3AP2KB Lombok Tengah.
Plt. Kepala dinas DP3AP2KB Lombok Tengah H. Kusriadi mengatakan saat ini pihaknya konsen terhadap pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak sehingga dirinya mengajak Kepala Desa untuk membuat program sambang dusun untuk menyerap aspirasi terkait berbagai hal termasuk tentang stunting.
“Stunting juga merupakan akibat adanya pernikahan anak, karena sering kali faktor ekonomi dan biasanya karena pernikahan anak biasanya belum matang dalam menghadapi permasalahan, hanya berpikir senangnya sesaat,” pungkasnya.
Hadir pada acara tersebut Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana H. Kusriadi SKM.MSi, Camat Praya Tengah, Lalu Muhammad Saleh S.Sos, Kepala bidang PPA H. Muslim Tasim S.Kep. Ns. M.Kes, Psikolog Haryo Widodo, tokoh agama, tokoh Masyarakat dan Kader PKK.(SN.03)






