Pasca Kebakaran Rumah Adat Sade, Kodim Loteng Bergerak Cepat Hadirkan Bantuan dan Dapur Lapangan

Lombok Tengah, suaranusa – Pasca kebakaran yang melanda kawasan adat Desa Sade, TNI terus bergerak. Mulai dari gotong royong membersihkan sisa material terdampak kebakaran hingga proses pemulihan lingkungan serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Diantaranya, Kodim 1620/Loteng bergerak membantu masyarakat terdampak kebakaran dengan melakukan penanggulangan dan juga pembersihan pascakebakaran, serta memenuhi kebutuhan makanan melalui penyediaan bantuan konsumsi dan dapur lapangan pada senin (24/8/2026) hingga 14 hari kedepan.
Dapur dengan kapasitas penyediaan makanan 1000 porsi ini akan memasak 600 porsi makanan sekali masak sebanyak 3 (tiga) kali sehari.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit setelah kebakaran menghanguskan seluruh bangunan rumah adat di kawasan Sade.

Dandim 1620/Loteng Letkol Arh Mohamad Arifin mengungkapkan, Kehadiran personel Kodim di lokasi tidak hanya difokuskan pada penanganan dampak fisik, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi.

“Dapur lapangan ini disiapkan untuk mendukung penyediaan makanan bagi warga serta personel yang terlibat dalam proses penanganan pascabencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang masih membutuhkan dukungan akibat kehilangan tempat tinggal maupun harta benda,” ujar Dandim.

Dijelaskan Dandim, Personel Kodim 1620/Loteng bersama unsur terkait juga terus membantu para korban bencana kebakaran melaui pendirian posko terpadu bantuan dengan memanfaatkan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat kendali posko bencana dan dapur lapangan sebagai wadah penyiapan konsumsi makanan bagi para korban.

Semangat gotong royong dan kepedulian bersama seluruh stakeholder dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat proses pemulihan pascakebakaran yang melanda kawasan desa adat sade pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 wita.

“Kodim 1620/Loteng memastikan dukungan kepada masyarakat terdampak akan terus dilakukan secara maksimal, berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar proses penanganan dan pemulihan kawasan Rumah Adat Sade dapat berjalan dengan baik,” tutupmya.(SN.03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *