Dalam acara halal bihalal di halaman depan kantor Kemenag Loteng, pada Selasa (18/06) mengadirkan tokoh familiar yang dikenal dengan suara merdu dan lantunan sholawatnya yang menyejukkan hati yakni Haddad Alwi. Kehadiran Haddad Alwi disambut meriah oleh Wakil Bupati Loteng, HL. Pathul Bahri, S.IP, Kepala Kemenag Loteng beserta ratusan ASN Kemenag Loteng, dan jajaran Forkopimda.
Dalam sambutan singkatnya, Wabup Loteng, Pathul menngingatkan agar masyarakat Loteng tetap rukun guna menciptakan kondusifitas dan kemakmuran Loteng. Selain itu, Ia berharap agar semua hajatan dan niat bisa tercapai dalam mewujudkan Loteng yang bersatu, beriman dan bermutu.
Sementara itu, Haddad Alwi menyampaikan beberapa pesan dan kesan sebelum ia melantunkan Sholawat bersama-sama. Pada kesempatan itu, Haddad Alwi menghimbau agar orang Islam tidak saling membenci hanya karena berbeda pilihan. Karena sesungguhnya Islam adalah umat yang senantiasa berbahagia dan wajahnya enak dipandang. “Jangan sampai karena berbeda pilihan lalu kita tidak saling tegur sapa, terlebih kalau sampai memasang muka yang garang dan tidak enak dipandang kepada saudara kita,” serunya.
Disampaikannya juga, fenomena perbedaan zaman sekarang ini sangat urgent sifatnya. Baik dari segi perbedaan pilihan politik, maupun perbedaan pilihan mazhab dan aliran. Dari segala perbedaan yang ada, umat islam diharapkan bisa mengontrol diri. Jangan sampai terjadi perpecahan hanya gara-gara perbedaan yang ada.
“Tidak ada hak orang mengkafirkan orang lain. Jangan jadikan perbedaan itu menjadi perselisihan,” tegasnya.
“Mazhab itu seumpama kendaraan. Misalkan kalau kita ke Mataram menggunakan kendaraan yang berbeda, pada akhirnya kita akan sampai. Perkara yang lebih dahulu dan belakang itu bukan menjadi permasalahan. Mari jalankan keyakinan dengan ikhlas,” himbaunya.
Haddad Alwi juga merasa senang bisa berkunjung ke Lombok. Ia memaparkan sederet makanan yang membuatnya tertarik dan betah berada di Lombok. Seperti halnya, Pelecing, Bebalung, beberok, dll. “Saya suka makananan di Lombok ini dan semuanya enak, makanya saya memikih istri dari Lombok, istri saya orang Ampenan,” tuturnya sembari senyum bahagia. (Ces)













