Lurah Leneng Apresiasi Tiga Program Unggulan Remaja Musholla Amen

Dalam rangka pengukuhan remaja  sekaligus syukuran atas kemenangan juara Pawai Lampion se Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), yang diselenggarakan beberapa minggu lalu. Ketua Remaja Musholla Amen Kelurahan Leneng sampaikan beberapa program unggulan yang akan menjadi rutinitas remaja. 
Ketua remaja, dalam hal ini, Erzan Syahrowi menyampaikan rasa syukur atas segala limpahan rahmat dan karunia Allah SWT, atas segala pencapaian yang diraih. Ia berharap semua yang sudah diraih menjadi pemicu semangat serta wadah menjalin kekompakan antar remaja. “Semoga ini menjadi langkah awal untuk lebih baik dan lebih kompak kedepannya dalam meningkatkan prestasi dan membawa nama baik Kampung Amen khususnya dan Kelurahan Leneng secara umum,” ungkap Ketua remaja Amen yang baru itu, pada Minggu (16/06).
Selain itu, Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rapat remaja beserta pembina remaja, remaja Amen sepakat untuk merutinkan program berbasis rumah ibadah. Program yang akan dilaksanakan ialah Minggu bersih lingkungan setiap bulannya, Yasinan bersama setiap malam Jum’at ba’da Maghrib sekaligus Maghrib berjamaah, Pendalaman Al Qur’an setiap malam Rabu, dan beberapa program pendukung lainnya.
Sementara itu, Lurah Leneng, L. Muh. Isnaini dalam sambutannya menyampaikan beberapa permakluman terkait Kelurahan Ia menjelaskan, Sebagaimana tugas Kelurahan yakni memfasilitasi pembuatan KTP dan KK. Sebab setiap pelayanan berbasis KK dan KTP. Kemudian tugas kelurahan yakni memberikan pelayanan pembangunan. “Saya malu kalau sampai pembangunan di Leneng ini tidak terlaksana,” ungkapnya.
Kemudian, Ia menyampaikan apresiasi kepada remaja musholla dan program yang akan dijalankan guna menumbuhkembangkan potensi yang ada. Sebagaimana Amen merupakan tempat bibit para Qori’ dan Qoriah. Keberkahan Al Qur’an mengalir ke Kampung Amen dan kelurahan Leneng. Tugas kelurahan mendorong partisipasi masyarakat termasuk remaja Masjid dan Musholla. Remaja diharapkan menjadi pelopor bangkitnya agama dan kemakmuran rumah ibadah. 
Dalam kesempatan itu, Ajik sapaan akrab Lurah Leneng menyampaikan bahwa Amen dan Tebero perlu dimekarkan. Masing-masing dibentuk menjadi satu lingkungan. Agar lebih efektif. Dari kelurahan sudah disiapkan perangkatnya untuk pembentukan lingkungan baru. Mengingat banyak warga pendatang yang baru sehingga laporan kurang tercover. “Nanti kita rapatkan kedepannya seperti apa,” pungkas Ajik. (Ces) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *