Meski Desain Melenceng, Anggaran Pasar Renteng Tidak Berubah

Pembangunan pasar Renteng pasca dilalap si jago merah beberapa bulan lalu direncanakan akan mulai dibangun pada September 2019 mendatang. Pada awalnya konsep pasar Renteng yang digadang-gadang akan menjadi pasar termegah dengan desain 3 lantai kini melenceng. Pembangunan pasar Renteng akan dibangun 2 lantai. “pasar Renteng akan dibangun 2 lantai, karena dikhawatirkan kalau 3 lantai biasanya lantai ke 3 akan kosong,” ungkap H. Saman, Kadis Perindag Loteng, pada Senin (17/06).
Meskipun mengalami perubahan desain, tambahnya, anggaran dana untuk pembangunan pasar Renteng tidak akan bertambah ataupun berkurang. Proyek dengan anggaran 170 miliar tersebut tentunya cukup fantastis sehingga tidak mengherankan apabila pasar Renteng termasuk kategori pasar termegah. Volume lapak nantinya akan disesuaikan dengan standar lokasi berdagang. Sehingga memudahkan dalam mengatur pembuangan limbah pasar.
Dijelaskan, Pengerjaan pasar Renteng sendiri membutuhkan waktu sekitar 1 tahun terhitung dari bulan September mendatang. Dengan dana sebesar 170 miliar yang digelontorkan pemerintah pusat menjadikan pasar Renteng megah dan pengerjaannya pun membutuhkan waktu yang cukup lama. Terlebih lagi, pemerintah pusat meminta desain pasar Renteng dirubah agar lebih luas dan megah dengan pembagian 2 blok. Blok yang dimaksud adalah blok A dan blok B. blok A yang dimaksud adalah bangunan depan bagian barat. Sedangkan blok B dibagian timur.
“meski ada perubahan desain konstruksi bangunan, namun anggarannya tidak berubah. Tidak akan bertambah ataupun berkurang,” tegasnya.
Sementara pembangunan rampung, pasar Renteng untuk sementara akan dialih pindahkan menuju lokasi sebelah selatan terminal. Sehingga transaksi jual beli tetap berlangsung. “lokasinya sudah kita siapkan, tinggal ditempati. Hanya saja, perlu sedikit dibersihkan di lokasi pasar sementara itu karena nampaknya sekarang rumput sudah mulai meninggi dan itu perlu dibersihkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *